Anak Buah Prabowo Larang ASN Hina Progam Makan Bergizi Gratis (MBG)

Menu MBG
Sumber :
  • VIVA

VIVA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan larangan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU untuk memamerkan gaya hidup mewah atau flexing di media sosial. 

Tommy Kurniawan Bandingkan MBG dengan Jepang dan Inggris

Larangan tersebut disampaikan langsung di hadapan jajaran pegawai Kementerian PU dalam media briefing di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. Menurut Dody, perilaku memamerkan kekayaan tidak pantas dilakukan ASN karena seluruh penghasilan pegawai pemerintah berasal dari uang rakyat melalui pajak. 

Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih membutuhkan empati dari aparatur negara.

BGN Minta Menu MBG Tidak Monoton, Luncurkan Aplikasi Reviu Kualitas

"Nggak usah pakai flexing flexing, kecuali kalau rakyat dan bangsa Indonesia ini 90 persen plus-plus sudah berada di masyarakat yang menengah ke atas," kata Dody dilansir dari VIVA

Dody menegaskan bahwa ASN harus mampu menjaga sikap dan perilaku, termasuk saat menggunakan media sosial. Ia menilai gaya hidup mewah yang dipamerkan pejabat maupun pegawai pemerintah dapat memicu sentimen negatif di tengah masyarakat.

Purbaya Sinyal Efisiensi MBG Berlanjut, Nasib SPPG Diserahkan ke BGN

Menurutnya, ASN merupakan pelayan publik sehingga harus memahami sensitivitas sosial masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi. Karena itu, seluruh pegawai diminta menjaga etika dan tidak menunjukkan perilaku berlebihan di ruang publik digital.

Dalam kesempatan tersebut, Dody juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat memanggil sejumlah ASN Kementerian PU yang sedang menjalani pendidikan di luar negeri. Pemanggilan itu dilakukan terkait dugaan perilaku yang dinilai tidak mencerminkan etika aparatur negara.

ASN Harus Hormati Program Prioritas Pemerintah

Dody menekankan bahwa pegawai pemerintah yang ingin bebas memamerkan gaya hidup mewah dipersilakan keluar dari status ASN.

"Kalau mau flexing boleh, tapi jangan jadi ASN. Yang larang saya," tegas Dody.

Selain menyoroti perilaku ASN di media sosial, Dody juga mengingatkan jajarannya agar tidak meremehkan maupun menghina program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi agenda utama Presiden Prabowo Subianto.

"Jangan menghina program prioritas pemerintah! Kecuali adik-adik (ASN) ngerti dengan detail apa sih maksudnya Pak Presiden bikin MBG," ungkapnya.

MBG Disebut Jadi Strategi Indonesia Menuju 2045

Dody menilai masih ada pegawai, khususnya generasi muda, yang belum memahami tujuan jangka panjang program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak sekadar bantuan makanan, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam mempersiapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju 2045.

Halaman Selanjutnya
img_title