Program Wisata Religi Kapolri di Hari Bhayangkara ke-80 Berlanjut
VIVA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melanjutkan rangkaian program sosial dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
Kali ini, melalui program wisata religi yang difasilitasi bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia, dua warga beragama Kristen dijadwalkan mengikuti perjalanan ziarah Holyland ke Israel, Mesir, dan Yordania secara gratis.
Dua penerima program tersebut adalah Rostimaline Munthe (64) dan Elpi Tiopan Gultom (65). Keduanya dipilih berdasarkan pertimbangan rekam jejak pengabdian di bidang sosial dan pelayanan keagamaan.
Keberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus hingga 9 September 2026 dengan tujuan sejumlah lokasi religi, termasuk Yerusalem, Danau Galilea, Mesir, dan Yordania.
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, menjelaskan bahwa Rostimaline Munthe dikenal sebagai aktivis buruh sekaligus memiliki rekam jejak dalam kegiatan perlindungan anak.
Sementara Elpi Tiopan Gultom merupakan pelayan gereja yang aktif melayani jemaat.
Menurut Agustinus, Rostimaline juga merupakan istri almarhum Arist Merdeka Sirait, tokoh perlindungan anak Indonesia yang selama hidupnya dikenal memperjuangkan hak-hak anak dan kelompok pekerja.
Ia menilai kesempatan mengikuti ziarah Holyland menjadi momen yang sangat berarti bagi Rostimaline dan Elpi, mengingat keduanya telah lama aktif dalam kegiatan sosial maupun pelayanan keagamaan.
"Program ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka," ujar Agustinus dalam keterangannya.
Aktif Melayani Jemaat di HKBP Pasar Rebo
Agustinus mengatakan Rostimaline Munthe dan Elpi Tiopan Gultom saat ini sama-sama melayani jemaat di HKBP Pasar Rebo, Jakarta Timur sebagai penatua gereja atau yang dikenal dengan sebutan Sintua dalam tradisi Batak.
Selain bertugas membantu pelayanan ibadah, Rostimaline juga aktif membina paduan suara gereja sebagai pelatih vokal.
Agustinus menambahkan, HKBP Pasar Rebo memiliki nilai historis bagi keluarga Arist Merdeka Sirait karena menjadi tempat pertemuan sekaligus pernikahan pasangan tersebut.
Program wisata religi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Sebelumnya, Polri juga telah melaksanakan sejumlah program sosial lainnya, antara lain pemberangkatan umrah gratis dan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Melalui program Holyland tersebut, dua peserta akan mengikuti perjalanan religi selama hampir dua pekan dengan mengunjungi sejumlah lokasi yang menjadi tujuan ziarah umat Kristiani di kawasan Timur Tengah.