UMKM Garut Disuntik BNI, Mulan Jameela Dorong Akses Finansial Digital
VIVA - Upaya penguatan ekonomi kerakyatan kembali digencarkan. Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Gerindra, Mulan Jameela, menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) dalam program sosialisasi pemberdayaan ekonomi lokal yang menyasar tiga kecamatan strategis di Kabupaten Garut yaitu Malangbong, Kersamanah, dan Limbangan.
Kegiatan yang turut melibatkan Dinas Koperasi Kabupaten Garut ini difokuskan pada pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kewirausahaan masyarakat, khususnya untuk memperkuat fondasi UMKM berbasis potensi lokal mulai dari sektor pertanian hingga pemanfaatan sumber daya alam yang selama ini belum tergarap optimal.
Sekretaris Kecamatan Malangbong, Deden Munawar, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal memiliki efek domino terhadap pertumbuhan wilayah apabila dijalankan secara konsisten dan terarah.
“Di Malangbong, potensi pertanian dan sumber daya alam masih sangat besar, tetapi belum seluruhnya tergali. Jika serius dikembangkan, dampaknya akan langsung terasa pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Deden, geliat ekonomi lokal akan berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja, yang pada akhirnya memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Mulan Jameela yang dinilai aktif mendorong pembangunan wilayah, termasuk melalui dukungan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat.
Kolaborasi Mulan Jameela–BNI
- Istimewa
“Ketika ekonomi tumbuh, lapangan kerja terbuka lebih luas. Kami berterima kasih atas peran dan perhatian Bu Mulan terhadap Malangbong dan wilayah sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Mulan Jameela menegaskan bahwa kolaborasi dengan BNI merupakan bagian dari komitmen nyata untuk mendorong UMKM naik kelas, tidak hanya melalui pendanaan, tetapi juga lewat edukasi dan pendampingan berkelanjutan.
Ia menyebut kawasan Malangbong sebagai ‘segitiga emas’ ekonomi Garut, dengan potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan UMKM jika dikelola secara serius dan berkesinambungan.
“UMKM di kecamatan - kecamatan ini harus terus dibina dan dipupuk. Jika kuat di akar, ekonomi masyarakat akan menjadi lebih kokoh,” kata Mulan.
Tak hanya mengandalkan dukungan pemerintah dan perbankan, Mulan juga mendorong masyarakat untuk berani menggali potensi diri dan membangun mental wirausaha sejak dini.
“Semua orang berhak sukses. Awali dari mimpi, lalu bergerak. Keberhasilan itu dimulai dari keyakinan pada diri sendiri,” pungkasnya.