Operasi Bariatrik Pakai Robot da Vinci Xi Resmi Dilakukan di Indonesia

Ilustrasi Medical Robotic
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno – Dunia medis Indonesia mencatat tonggak penting. RS EMC Alam Sutera resmi menjadi rumah sakit pertama di Tanah Air yang melakukan operasi bariatrik berbasis robotik menggunakan teknologi da Vinci Xi, sistem bedah robot generasi terbaru yang selama ini hanya digunakan di pusat-pusat medis kelas dunia.

Bukan Cuma Laptop, ASUS Pamer Alat Medis Pintar di Computex 2026!

Prosedur ini membuka babak baru penanganan obesitas di Indonesia bukan sekadar lebih canggih, tetapi juga lebih presisi, minim nyeri, dan mempercepat pemulihan pasien.

Operasi bariatrik merupakan tindakan medis untuk pasien obesitas yang tidak berhasil menurunkan berat badan melalui diet maupun olahraga. Prosedur ini dilakukan dengan memodifikasi saluran pencernaan guna mengontrol asupan dan metabolisme tubuh.

Waspada! Dampak Buruk Gadget Berlebihan pada Anak, Gangguan Kognitif Hingga Mata

RS EMC Alam Sutera sendiri telah berpengalaman lebih dari satu dekade menangani kasus obesitas. 

Sejak 10 tahun terakhir, rumah sakit ini telah melakukan lebih dari 1.200 operasi bariatrik dengan metode laparoskopi, dengan hasil penurunan berat badan pasien mencapai 50–70 persen dalam 12 hingga 18 bulan pascaoperasi.

Duit Majikan Ludes Dipake Judol, Pemuda Ini Mainkan "Drama Begal"

Kini, dengan kehadiran da Vinci Xi Robotic Surgery, standar tersebut ditingkatkan ke level yang lebih tinggi.

Operasi bariatrik robotik perdana ini dilakukan pada 11 dan 12 Desember 2025 oleh tim dokter spesialis bedah digestif RS EMC Alam Sutera yang telah menjalani pelatihan dan sertifikasi khusus penggunaan sistem da Vinci Xi.

Teknologi ini memungkinkan dokter bekerja dengan visualisasi tiga dimensi berdefinisi tinggi, gerakan super stabil, serta tingkat akurasi yang sulit dicapai dengan tangan manusia. 

Dampaknya terasa langsung pada pasien sayatan lebih kecil, risiko perdarahan lebih rendah, nyeri minimal, dan waktu pemulihan lebih singkat.

Presiden Direktur PT Sarana Meditama International sekaligus Direktur RS EMC Alam Sutera, dr. Juniwati Gunawan, M.M, menegaskan bahwa teknologi robotik bukan untuk menggantikan peran dokter.

“Robotic Surgery adalah alat bantu yang memperkuat kemampuan dokter, bukan menggantikannya. Fokus kami tetap pada keselamatan pasien, presisi tindakan, dan hasil klinis terbaik,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi pada teknologi mutakhir harus berjalan seiring dengan penguatan sumber daya manusia agar manfaatnya benar-benar dirasakan pasien.

Dokter Spesialis Bedah Digestif Subspesialis Bariatrik RS EMC Alam Sutera, dr. Handy Wing, Sp.B, Subsp.BD(K), FBMS, FICS, FInaCS, menyebut teknologi robotik membawa lompatan besar dalam praktik bedah.

Halaman Selanjutnya
img_title