English 1 Ubah Cara Sekolah Cari Loyalitas Orang Tua

English 1
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Sekolah bahasa Inggris kini tak lagi hanya soal kurikulum dan nilai akademik. Di 2025, English 1 mengubah cara lembaga pendidikan membangun relasi dengan orang tua belajar anak kini bisa berujung hadiah nyata, dari gadget hingga saldo e-wallet.

U1me Perkenalkan Charger AVS 45W, Ini Bedanya dengan Fast Charging Biasa

Perubahan besar ini hadir bersamaan dengan transformasi English 1 dari nama lamanya, EF Kids & Teens, setelah 30 tahun beroperasi di Indonesia. 

Momentum tersebut dirayakan melalui Leap to the Stars Gala Night di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat 19 Desember 2025 sekaligus menjadi panggung pengumuman inovasi utama mereka tahun ini.

Tablet AI 2 Jutaan Melesat: Infinix XPAD dan iQOO Pad 5c Raja Pasar Gadget 2026

Inovasi yang dimaksud adalah English 1 Reward, sebuah platform loyalitas yang memungkinkan orang tua mengumpulkan poin atau star dari aktivitas pendidikan anak mulai dari pembelian program kursus, merekomendasikan teman, hingga menyelesaikan misi tertentu.

Sejak diluncurkan pada Mei 2025, program ini telah menggaet lebih dari 80 ribu anggota aktif, angka yang membuat English 1 menyebutnya sebagai program loyalitas berbasis pendidikan terbesar di Indonesia saat ini.

AMOLED Tumbang! Ini Alasan E-Ink Kuasai Aksesoris Gadget 2026

Star yang terkumpul dapat ditukar dengan berbagai hadiah bernilai praktis, seperti gadget, logam mulia, e-wallet, hingga potongan biaya kursus sesuatu yang jarang ditemui di dunia pendidikan formal.

Mengincar Pola Baru Orang Tua Indonesia

 

Ilustrasi Pendidikan

Photo :
  • Pinterest

Marketing Director English 1, Rhea Danaparamita, menyebut program ini lahir dari perubahan perilaku orang tua Indonesia yang kini lebih rasional dan berorientasi nilai jangka panjang.

“Orang tua saat ini tidak hanya melihat kualitas akademik, tetapi juga bagaimana sebuah brand pendidikan memberi manfaat nyata dan berkelanjutan. English 1 Reward kami rancang agar pengalaman mendampingi anak belajar terasa lebih rewarding dan transparan,” ujarnya.

President Director English 1, Matthew Kenley, menegaskan bahwa rebranding ke English 1 bukan langkah kosmetik, melainkan strategi untuk tetap relevan di tengah perubahan ekspektasi keluarga modern.

“Tahun 2025 adalah fase penguatan arah bagi English 1. Kami ingin membangun dampak yang lebih luas dengan menjadikan orang tua sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran, bukan sekadar pengguna jasa,” katanya.

Ke depan, English 1 menyatakan akan terus mengembangkan program berbasis komunitas yang melibatkan orang tua secara aktif. Pendekatan ini diyakini mampu memperkuat loyalitas sekaligus menjawab tantangan industri pendidikan yang makin kompetitif.

Halaman Selanjutnya
img_title