Polres Garut Luncurkan 10 Trainer Paham AI, Cegah Kejahatan Berbasis AI

Sosialisasi dan Pelatihan AI
Sumber :
  • 1

Techno –Polres Garut meluncurkan 10 personel Trainer Paham AI (Artificial Intelligence) yang akan menyasar para pelajar SMA, SMK, dan MA di seluruh wilayah Kabupaten Garut. Program tersebut langkah kepolisian dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pemanfaatan kecerdasan buatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan yang memanfaatkan teknologi AI. Kamis 20 Agustus 2026.

Terisolasi dari Kota, Desa di Garut Ini Mendadak Punya Listrik Mandiri 25 Ribu Watt!

Kapolres Garut, AKBP Nika Adi Putra mengatakan bahwa perkembangan teknologi AI membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di bidang pendidikan. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), manipulasi foto dan video, deepfake, hingga berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi yang berpotensi menimbulkan tindak pidana.

" Sehingga Polres Garut memandang penting adanya edukasi sejak dini kepada para pelajar agar mampu menggunakan teknologi AI secara cerdas, aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, " ujarnta Kamis 20 Agustus 2026.

Sat Narkoba Polres Garut Temukan Miras di Gudang Sekitar Tempat Hihuran

Melalui 10 Trainer Paham AI personel Polres Garut memberikan sosialisasi secara langsung ke sekolah-sekolah SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Garut. Para trainer memberikan pemahaman dan pelatihan mengenai dasar-dasar AI, manfaatnya dalam mendukung proses pembelajaran, serta cara mengenali dan menyikapi berbagai konten yang dihasilkan atau dimanipulasi menggunakan AI.

" Ini merupakan program kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan dalam rangka meningkatkan literasi dan kompetensi digital, khususnya di kalangan pelajar, " ungkap Niko.

Tanpa Anggaran Pemerintah, Warga Dua Desa di Garut Perbaiki Jalan Rusak Parah

Lanjut Niki, dalam kegiatan tersebut siswa didorong untuk memanfaatkan AI sebagai sarana belajar yang positif, seperti membantu mencari referensi, memahami materi pelajaran, mengembangkan kreativitas, serta mendukung proses pembelajaran dengan tetap mengedepankan etika dan kemampuan berpikir kritis. Selain memberikan pemahaman mengenai manfaat AI, para Trainer Paham AI juga akan mengedukasi siswa mengenai potensi penyalahgunaan teknologi tersebut.

" Jadi para trainer paham AI meengedukasi tentang penyalahgunaan AI di antaranya pembuatan foto dan video palsu, manipulasi suara, deepfake, serta penyebaran informasi atau berita hoaks yang dibuat menggunakan teknologi AI, " katanya.

Dengan adanya program ini, Polres Garut berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang cerdas digital, kritis dalam menerima informasi, serta bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan kecerdasan buatan.

Halaman Selanjutnya
img_title