Fintech Kompetitif! D-Banking Korea Jadi Senjata Baru Sektor Perbankan UMKM
VIVA — Perusahaan solusi digital banking asal Korea Selatan, Dozn menandatangani kontrak adopsi platform D-Banking dengan Bank Sahabat Sampoerna, bagian dari Sampoerna Group, yang dikenal fokus pada layanan keuangan untuk sektor UMKM di Indonesia.
Penandatanganan kontrak berlangsung pada Oktober 2025 di kantor Bank Sahabat Sampoerna, Jakarta.
Kesepakatan ini menjadi tonggak ekspansi pertama Dozn di Indonesia sejak memasuki pasar pada 2024, sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung transformasi digital perbankan di Asia Tenggara.
D-Banking memungkinkan bank menyediakan layanan keuangan digital korporat seperti akun virtual, firm banking, cross-border payment, penagihan hingga settlement, tanpa harus melakukan perubahan pada sistem core banking yang telah digunakan.
Keunggulan utama D-Banking adalah kecepatan implementasi, hanya dalam kurang dari tiga bulan, dibanding sistem tradisional yang membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi besar.
Solusi ini dinilai menjadi standar baru digital banking di tengah pertumbuhan infrastruktur keuangan digital di Asia Tenggara.
Kolaborasi Bank Sahabat Sampoerna - Dozn
- Istimewa
Dozn menegaskan bahwa kontrak ini tidak sebatas penyediaan sistem, namun menjadi kemitraan jangka panjang.
Dozn bertanggung jawab terhadap pengembangan sistem, operasional, maintenance, dan pemasaran solusi digital banking untuk mendukung penetrasi layanan keuangan digital nasional.
Bank Sahabat Sampoerna, sebagai lembaga perbankan yang memperkuat layanan UMKM, dinilai siap memaksimalkan kolaborasi teknologi finansial demi memperluas aksesibilitas layanan bagi penggunanya.
Country Manager Dozn Global untuk Indonesia, Kim Se-jo, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis Indonesia–Korea dalam inovasi perbankan.
“Kontrak ini menjadi tonggak penting ekspansi solusi digital banking dari Korea Selatan ke Indonesia. Kami berkomitmen menyediakan layanan keuangan yang lebih cepat, stabil, dan mudah diakses bagi pelanggan lokal,” ujar Kim.
Dozn menargetkan kerja sama lanjutan dengan lembaga keuangan lainnya untuk mendorong posisi sebagai pemimpin inovasi digital banking di pasar Asia Tenggara pada 2025–2027.*