Starlink Gratis Sebulan di Aceh, Wamenkomdigi Pastikan Tanpa Pungutan

SpaceSail China Siap Tantang Dominasi Starlink
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVA — Pemerintah pusat mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh pascabencana banjir dan longsor. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menargetkan layanan jaringan kembali pulih signifikan dalam dua hari ke depan.

img_title Pemulihan Pascabencana Sumatera Diklaim Progres Cepat dalam 2 Bulan

Dari total 3.414 BTS di Aceh, baru 53 persen yang aktif, dan ditargetkan meningkat menjadi 75 persen dalam 2x24 jam serta pulih penuh pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semoga dalam 2x24 jam meningkat menjadi 75 persen, dan pekan ini bisa pulih sepenuhnya,” ujar Nezar Patria dalam keterangannya, Jumat 5 Desember 2025.

img_title Strategi Pos Indonesia Kirim Bantuan ke Wilayah Terisolasi Korban Bencana Sumatera

Pemulihan terkendala pasokan energi akibat padamnya listrik di sejumlah wilayah dan pemerintah telah berkoordinasi dengan PLN yang menargetkan pemulihan listrik secepatnya.

Terkait layanan darurat, Starlink digunakan di posko dan fasilitas publik secara gratis selama satu bulan sesuai pengumuman resmi penyedia layanan tersebut. 

img_title Bencana Sumatera Memburuk, Danantara Gelontorkan Rp 72 Miliar!

“Tidak ada pungutan apa pun. Kalau perangkat pribadi, itu di luar kewenangan kami,” tegas Nezar.

Setibanya di Aceh, Wamen langsung meninjau Media Center Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, memantau dashboard infrastruktur terdampak serta perkembangan informasi bencana bersama Sekda, Komdigi dan tim relawan TIK.

Usai dari Kantor Gubernur, rombongan melanjutkan pertemuan dengan operator seluler, BAKTI, dan relawan TIK untuk mempercepat pemulihan jaringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kemkomdigi mendirikan Posko dan Media Center di berbagai titik terdampa yang meliputi Aceh ayitu  Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, Sumatra Barat yaitu Komplek Kantor Gubernur Sumbar dan Sumatra Utara yaitu Kwarda Pramuka Sumut, GOR Pandan, dan Hamparan Perak.

Posko menjadi pusat koordinasi darurat, ruang kerja jurnalis, konferensi pers, serta pemantauan jaringan oleh Balai Monitor di tingkat wilayah.