Revolusi Distribusi Pupuk, Rahmad Pribadi Optimasi AI dan Big Data

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi
Sumber :
  • Istimewa

VIVA - Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, kembali menegaskan komitmennya mengakselerasi transformasi digital di sektor pupuk nasional. 

Bukan Sekadar Sosialisasi, Polres Garut Cetak Pioner Paham AI di Kalangan Pelajar

Melalui teknologi Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan sistem pemantauan real time, Rahmad menargetkan proses produksi hingga distribusi pupuk menjadi jauh lebih efisien dan tepat sasaran.

Rahmad menyampaikan langkah ini sejalan dengan pesatnya kemajuan teknologi global. 

Polres Garut Luncurkan 10 Trainer Paham AI, Cegah Kejahatan Berbasis AI

Menurutnya, adopsi teknologi bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan wajib bagi perusahaan pertanian modern, terutama di tengah tuntutan produktivitas pangan nasional.

Berbicara dalam Indonesia Data and Economic (IDE) Conference 2024, Rahmad menyebut bahwa perusahaan pupuk kerap distigma sebagai industri berteknologi rendah. 

Polres Garut Luncurkan 10 Trainer Paham AI, Cegah Kejahatan Berbasis AI

Padahal, Pupuk Indonesia kini memaksimalkan teknologi digital dari hulu ke hilir. Saat ini, 32.000 sensor dipasang di 48 pabrik Pupuk Indonesia. 

Seluruh sensor tersebut mengirimkan data produksi secara terus-menerus untuk dikompilasi menjadi Big Data, yang kemudian diolah oleh AI untuk menyusun prediksi, analisis risiko, hingga strategi peningkatan output pabrik.

Rahmad menjelaskan, prediksi berbasis data nyata inilah yang membuat proses produksi lebih akurat, efisien, dan minim kesalahan.

Pupuk Indonesia

Photo :
  • Istimewa

Transformasi digital Pupuk Indonesia tidak berhenti di sisi produksi. Di lini distribusi, Rahmad mengembangkan sistem pemantauan yang jauh lebih transparan melalui aplikasi iPubers.

Platform ini memanfaatkan verifikasi KTP, sehingga penyaluran pupuk bersubsidi bisa terpantau real time. Hingga saat ini, puluhan ribu kios resmi telah menggunakan iPubers, mempercepat distribusi dan memperluas akses petani di berbagai daerah.

Rahmad menilai digitalisasi distribusi adalah kunci untuk memastikan pupuk sampai ke tangan petani secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Selain iPubers, Pupuk Indonesia juga mengembangkan dua ekosistem digital lain yang dirancang khusus untuk memperkuat pertanian nasional, di antaranya :

1. Agrosolution

Sebuah program yang menghadirkan ekosistem pertanian berkelanjutan dari hulu ke hilir. Agrosolution mempertemukan petani dengan perbankan, asuransi, offtaker, hingga lembaga pendukung lain agar produktivitas meningkat merata.

2. PreciX

Sistem pertanian presisi berbasis data dan drone. PreciX mampu memantau kondisi tanaman secara detail dan memberikan rekomendasi dosis pupuk yang lebih tepat.

Halaman Selanjutnya
img_title