Mahasiswa Ubah Magang Jadi Ajang Pamer Skill Digital Humas Modern
VIVATechno – Dunia kerja kini tak lagi menunggu gelar, tapi karya dan pengalaman nyata. Hal itulah yang sedang dibuktikan oleh sedikitnya 200 mahasiswa Stikom Bandung yang ikut dalam program magang tahun 2025.
Sejak Juni 2025, para mahasiswa ini tersebar di berbagai instansi mulai dari pemerintahan, BUMN, BUMD, lembaga pemasyarakatan, hingga perusahaan swasta di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Tujuannya, bukan hanya menambah jam terbang, tapi juga mengasah kompetensi digital dan komunikasi yang dibutuhkan di era industri kreatif.
Salah satu lokasi magang yang mencuri perhatian adalah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandung.
Mahasiswa Stikom tak sekadar magang, tetapi ikut terlibat dalam pekerjaan kehumasan, pembuatan konten kreatif, hingga pengelolaan media sosial seperti TikTok dan Instagram.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa Stikom Bandung. Mereka mahir menulis naskah, membuat video, hingga menyunting konten dengan cara yang segar dan komunikatif,” ujar Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Gayatri Rachmi Rilowati, Jumat 17 Oktober 2025.
Gayatri menilai, kerja sama ini bukan hanya memperkuat fungsi kehumasan di Lapas, tetapi juga membuka perspektif baru bahwa Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan wadah pembinaan dan pemulihan bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan pembinaan dan kolaborasi seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan kompetensi baru,” tambahnya.
Sementara itu, Eka Aprillia, salah satu mahasiswa peserta magang, mengaku bangga bisa belajar langsung di lapangan.
“Alhamdulillah, ilmu yang saya pelajari di kampus bisa langsung diterapkan. Tantangan di sini justru membuat saya semakin peka terhadap komunikasi dan empati,” ujarnya.
Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Djamaludin Malik menjelaskan, program magang ini merupakan wujud nyata amanah perguruan tinggi untuk menghubungkan dunia akademik dengan dunia kerja.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri. Program magang ini adalah bentuk nyata dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka sesuai Permendikbudristek No. 63 Tahun 2024,” tegasnya.
Lebih dari sekadar memenuhi capaian kurikulum, program magang Stikom Bandung 2025 menjadi jembatan antara kampus dan dunia profesional membentuk generasi muda yang siap menghadapi transformasi digital dan komunikasi kreatif di era pasca AI.