Danantara Makin Dilirik Investor Global, Apa Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia?

Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) disebut semakin menarik perhatian investor internasional. 

Beli Tablet Dapat Stylus Gratis? Cek Daftar Rekomendasi Terbarunya!

CEO BPI Danantara Rosan P. Roeslani menyatakan lembaga tersebut kini menjadi salah satu mitra strategis yang banyak dicari investor asing karena dinilai memiliki portofolio investasi dan proyek yang prospektif.

Menurut Rosan, meningkatnya minat investor global tidak terlepas dari dukungan pemerintah dalam memperkenalkan potensi investasi Indonesia di berbagai forum internasional.

Stok Beras Nasional Tembus 5,4 Juta Ton, BULOG Waspada Risiko Penurunan Mutu

"Danantara menjadi mitra strategis yang dicari oleh banyak investor asing. Kami memiliki portofolio dan proyek yang sangat menarik bagi investor global," ujar Rosan di Jakarta.

Minat Investor Asing terhadap Danantara

iPad Mini A17 Pro vs Huawei MatePad Mini: Siapa Raja Tablet Ringkas 2026?

Rosan mengatakan kepercayaan investor internasional terhadap Danantara mencerminkan optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. 

Menurutnya, berbagai proyek investasi yang dikelola Danantara dinilai mampu memberikan peluang kerja sama yang saling menguntungkan.

Ia menilai kolaborasi dengan investor global bukan hanya menghadirkan tambahan modal, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi, inovasi, serta praktik terbaik yang dibutuhkan untuk mempercepat transformasi badan usaha milik negara (BUMN).

Selain mendukung percepatan investasi, kemitraan strategis juga diharapkan memperkuat daya saing industri nasional, memperluas jaringan bisnis internasional, serta meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan.

Peluang Investasi Kawasan ASEAN

Dalam kesempatan terpisah, Rosan yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Thailand periode 2001–2006 sekaligus Dewan Penasihat BPI Danantara, Thaksin Shinawatra.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, Chief Technology Officer (CTO) Sigit Puji Santosa, serta Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria.

Rosan mengatakan diskusi bersama Presiden Prabowo membahas dinamika ekonomi global, penguatan jejaring strategis, hingga peluang kolaborasi yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi Indonesia maupun kawasan ASEAN.

"Di tengah lanskap ekonomi yang terus berubah, kemitraan yang dibangun atas dasar saling percaya dan kepentingan bersama menjadi fondasi penting untuk menghadirkan investasi berkualitas," kata Rosan.

Transformasi Digital dan Tata Kelola

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis turut dibahas, mulai dari pengembangan sektor prioritas, percepatan hilirisasi industri, penguatan tata kelola perusahaan, hingga transformasi digital.

Halaman Selanjutnya
img_title