Viral Seorang Siswi SMP di Garut, Menjadi Korban Bulllying
- 1
Techno –Rekaman video yang memperlihatkan kekerasan dari sesama diduga anak dibawah umur membuat jagat maya ramai. Narasi yang muncul dari beberapa informasi yang berseliweran, diduga para bocah perempuan menganiaya seorang perempuan berseragam seperti MTS tersebut terjadi di wilayah Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.
Ada tiga video dengan judul yang berbeda, masing - masing memiliki durasi 1 menit 29 detik, 22 detik dan 1 menit 25 detik. Dari keseluruhan rekaman video tersebut memperlihatkan kekerasan terhadap satu orang pelajar perempuan, yang diduga dilakukan teman sebayanya.
Terlihat korban serang diri yang belum diketahui identitasnya tersebut diintimidasi, dijambak, ditarik kerudungnya, lalu wajahnya ditampar beberapa kali di jalan irigasi oleh beberapa orang anak baru gede.
Kapolsek Sukawening, AKP Budiman mengatakan bahwa, Selasa 8 September 2026 sore kemarin ada pihak keluarga yang datang ke kantor Polsek Sukawening untuk membuat laporan. Namun karena di polsek tidak ada penyidik perempuan dan anak, korban dan orang tuanya kemudian diantar anggota menuju Polres Garut.
" Kemarin sore sudah buat laporan keluarga warga yang berasal dari perbatasan Desa Mekarhurip, hanya saja korbannya belum diketahui umur maupun kelas berapa di sekolah, " ujarnya, Rabu 9 September 2026.
Budiman menambahkan proses laporan terhadap korban kekerasan tersebut telah ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut. Video bully sekaligus kekerasan sesama anak dibawah umur juga telah menjadi perhatian dan diharap tidak terus berlanjut disebar ke platform media sosial lain.
" Ya sedang ditangani, untuk video yang tersebar memang telah viral sehingga perlu kejelasan, " tutupnya.
Sementara itu Kapolres Garut, AKBP Niko Adi Putra saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan dugaan kasus bullying sesama anak. Hingga saat ini Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
" Sabar, masih kami teliti, " katanya singkat.