Kampus Kolaborasi ITB dan Sinar Mas Ini Tancap Gas Menuju Research University

Universitas
Sumber :
  • Pinterest

VIVA - Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB) di Kota Deltamas, Kabupaten Bekasi, mulai mempercepat transformasi besar di sektor pendidikan tinggi swasta. 

img_title Jawa Barat Diduga Kehilangan Pajak Air Tanah Miliaran Rupiah, Ini Temuan Pakar ITB

Kampus hasil kolaborasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Sinar Mas itu menargetkan diri berkembang menjadi research university sekaligus menaungi hingga 2.500 mahasiswa pada akhir 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rektor ITSB, Carmadi Machbub, mengatakan peningkatan kualitas akademik menjadi prioritas utama kampus dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu fokus utama yang kini terus dikejar adalah peningkatan status akreditasi.

img_title Kreator TikTok Wajib Tahu! Fitur Kamera iPhone 17 Pro Max Ini Bikin FYP Berubah

Menurut Carmadi, nama besar institusi pendiri belum cukup untuk menjadikan ITSB sebagai perguruan tinggi pilihan utama masyarakat. Publik dinilai membutuhkan ukuran yang lebih konkret untuk menilai kualitas pembelajaran di kampus.

“Akreditasi memang bukan satu-satunya tolok ukur, tetapi itu menjadi acuan yang paling dipahami masyarakat. Karena itu kami harus mengejar peningkatan akreditasi,” ujar Carmadi.

img_title Trafik Video Sepi? Coba Fitur Integrasi Medsos Baru Google Search Central!

ITSB juga telah melakukan penyesuaian statuta sejak tahun lalu untuk memperluas visi kampus. Jika sebelumnya hanya berfokus pada sains dan teknologi, kini ITSB mulai mengembangkan arah baru sebagai perguruan tinggi di bidang sains, teknologi, dan bisnis.

Program Magister dan Doktor Jadi Langkah Awal

Transformasi menuju research university dirancang berlangsung dalam jangka panjang, sekitar 15 hingga 20 tahun ke depan. Salah satu langkah awal yang disiapkan ialah pembukaan program magister dan doktor.

Manajemen kampus menilai penguatan tradisi riset menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi swasta di tengah kompetisi pendidikan tinggi nasional.

Selain memperkuat akademik, ITSB juga mulai mengoptimalkan promosi digital untuk memperluas jangkauan calon mahasiswa dari berbagai daerah.

Strategi TikTok Mahasiswa Efektif Tarik Peminat

ITSB memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi promosi kampus. Mahasiswa diajak aktif memperkenalkan kehidupan kampus melalui akun pribadi mereka. Strategi tersebut terbukti efektif menjangkau calon mahasiswa di luar Kabupaten Bekasi. 

Salah satunya dialami Keisha Leotta, mahasiswi semester dua Program Studi Diploma 4 Teknologi Pengolahan Pulp dan Kertas asal Surabaya.

Keisha mengaku tertarik masuk ITSB setelah melihat siaran langsung TikTok milik mahasiswa senior. Ketertarikan itu bahkan membuatnya mengubah rencana studi sebelumnya.

Cerita serupa datang dari Zaqy Omar Ibrahim, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil, yang mengenal ITSB melalui pencarian internet. 

Kehadiran Sinar Mas sebagai salah satu pihak pendiri kampus menjadi pertimbangan penting bagi keluarganya karena dianggap memiliki koneksi kuat dengan dunia industri.

Beasiswa hingga 70 Persen Jadi Daya Tarik

Program beasiswa juga menjadi salah satu faktor yang menarik minat mahasiswa baru. Omar mengaku memperoleh potongan biaya kuliah hingga 70 persen setiap semester.

Namun, penerima beasiswa diwajibkan mempertahankan indeks prestasi kumulatif minimal 3,0. Jika gagal memenuhi standar akademik dalam dua semester berturut-turut, kampus dapat menghentikan bantuan pendidikan tersebut.

Saat ini jumlah mahasiswa ITSB berkisar 1.700 orang. Kondisi itu dinilai memberi keuntungan tersendiri karena interaksi antara mahasiswa dan dosen menjadi lebih dekat.

Mahasiswa juga memiliki kesempatan lebih besar membangun relasi akademik dengan dosen-dosen yang berasal dari ITB serta memperluas jaringan profesional dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

ITSB Bangun Atmosfer Akademik dan Riset

ITSB menilai penguatan atmosfer akademik menjadi kunci utama dalam proses transformasi menuju kampus riset modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami harus berlari lebih cepat dan membangun kesebelasan yang tangguh, termasuk memperkuat tata kelola dan atmosfer akademik agar pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat berjalan berkualitas,” kata Carmadi.

Ke depan, ITSB menargetkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya mengandalkan nama besar institusi, tetapi juga memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja.*