Pasangan Kreator Konten Ini Diam-diam Lakukan Hal Luar Biasa untuk Warga Miskin
- id.pinterest.com
VIVA - Pasangan suami istri asal Jawa Timur, Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri, mendadak viral di media sosial berkat konsistensi mereka dalam menyajikan konten keluarga yang hangat dan jujur.
Melalui akun TikTok @anas_fikry dan @adellliiyyaaaa, pasangan muda ini berhasil memikat jutaan warganet tanpa harus mengandalkan konten drama atau sensasi buatan.
Anas Fikry, pria kelahiran Sampang tahun 1996, mempersunting Risky Adelia Regina Putri yang lahir di Bondowoso pada tahun 2005. Kehidupan rumah tangga mereka semakin lengkap setelah dikaruniai seorang putri bernama Alena Nazwa pada tahun 2025.
Kehadiran sang buah hati diakui Anas telah mengubah cara pandangnya dalam memproduksi konten di dunia digital.
"Kelahiran putri kami, Alena Nazwa, benar-benar mengubah perspektif kami tentang konten dan kehidupan secara umum. Sebagai orang tua, tentu ada tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan bahwa setiap konten yang kami bagikan mencerminkan nilai-nilai yang baik dan positif untuk keluarga Indonesia," kata Anas, Minggu 28 Juni 2026.
Menurut Anas, pendekatan yang jujur dan apa adanya menjadi fondasi utama dalam setiap unggahan mereka. Ia meyakini bahwa masyarakat saat ini merindukan tayangan yang menampilkan kebersamaan keluarga yang rill dan penuh kehangatan.
Selain keaslian konten, konsistensi menjadi strategi utama mereka untuk menjaga loyalitas audiens yang kini telah berkembang menjadi sebuah komunitas digital yang solid.
Kembangkan Bisnis Skincare Allface
Skincare Allface
- Istimewa
Popularitas yang diraih di dunia maya tidak membuat pasangan ini lupa diri. Anas dan Risky aktif memanfaatkan pengaruh digital mereka untuk melakukan aksi sosial nyata, seperti menyalurkan bantuan kepada fakir miskin dan warga yang membutuhkan.
Aksi ini ditegaskan bukan sekadar bumbu konten, melainkan bentuk tanggung jawab moral dari rezeki yang mereka terima.
"Kegiatan sosial yang kami lakukan adalah bagian integral dari perjalanan kami, bukan hanya sekadar konten tambahan. Ketika kami melihat masyarakat yang membutuhkan, kami merasa terpanggil untuk membantu. Popularitas di media sosial harus bermakna, harus ada dampak nyata bagi kehidupan orang-orang sekitar kita," tutur Anas menambahkan.