OPPO Bubble Segera Hadir di Indonesia, Aksesori Unik yang Bukan Sekadar Pajangan
VIVA Techno – Industri smartphone mulai memasuki fase baru ketika produsen tidak lagi hanya bersaing lewat chipset atau kualitas kamera. Kini, aksesori pintar menjadi bagian penting dari ekosistem yang mampu memperluas pengalaman pengguna sekaligus memperkuat daya tarik sebuah merek. Setelah tren smartwatch, TWS, dan smart ring, OPPO kini mencoba menghadirkan pendekatan berbeda melalui sebuah aksesori mungil bernama OPPO Bubble.
Berdasarkan informasi dari website resmi Jagat Gadget, OPPO memastikan aksesori tersebut akan diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Reno16 Series 5G di Indonesia pada 3 Juli 2026. Meski berukuran kecil, perangkat ini membawa sejumlah fungsi yang tidak hanya berorientasi pada tampilan, tetapi juga mendukung aktivitas fotografi.
Salah satu kemampuan yang paling menarik adalah keberadaan layar AMOLED berbentuk lingkaran di bagian depan OPPO Bubble. Layar mini tersebut mampu menampilkan preview kamera belakang saat pengguna mengambil selfie maupun foto bersama menggunakan kamera utama.
Fitur ini menjadi solusi bagi pengguna yang menginginkan kualitas foto terbaik tanpa harus bergantung pada kamera depan. Selama ini, kamera utama hampir selalu menawarkan hasil yang lebih tajam, warna lebih akurat, serta performa lebih baik dalam kondisi minim cahaya. Dengan adanya layar tambahan sebagai monitor kecil, proses mengambil foto menggunakan kamera belakang menjadi jauh lebih praktis.
Dari sudut pandang pasar, fitur semacam ini memperlihatkan bahwa OPPO mulai mengembangkan ekosistem fotografi yang tidak hanya bertumpu pada kemampuan AI atau sensor kamera. Pengalaman pengguna saat mengambil gambar kini juga menjadi perhatian, terutama di tengah meningkatnya tren pembuatan konten untuk media sosial.
Selain berfungsi sebagai monitor kamera, OPPO Bubble juga dapat bekerja sebagai remote shutter berbasis Bluetooth. Pengguna dapat mengambil foto maupun memulai perekaman video dari jarak hingga sekitar 10 meter.
Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah bagi solo traveller, kreator konten, hingga pengguna yang sering membuat video tanpa bantuan orang lain. Penggunaan tripod dipadukan dengan remote shutter membuat proses pengambilan gambar menjadi lebih fleksibel tanpa harus berlari menuju kamera setelah mengatur timer.