PosIND Optimasi Robot Sortir di Yogyakarta 3.000 Paket per Jam!

Robot Sortir Paket
Sumber :
  • Pinterest

VIVA - PT Pos Indonesia (PosIND) resmi mengoperasikan mesin sortir robotik di Sentral Pengolahan Pos (SPP) Yogyakarta pada 30 April 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Utama PosIND, Daud Joseph, didampingi Direktur Operasi Donny Maya Wardhana, serta jajaran manajemen regional.

Dari Reseller ke Bisnis Top Up Game 24 Jam, Ini Strategi Ekspansi Bossdiamond

Implementasi ini menjadikan Yogyakarta sebagai lokasi ketiga setelah Surabaya dan Jakarta dalam penerapan teknologi sortir berbasis robotik. 

Langkah ini menegaskan percepatan transformasi digital PosIND dalam memperkuat infrastruktur logistik nasional yang lebih modern dan efisien.

Jalan Banjarwangi Kembali Viral, Usai Batal Diperbaiku

Direktur Utama PosIND, Daud Joseph, menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini bukan sekadar pembaruan alat operasional, melainkan bagian dari strategi besar perusahaan. 

PosIND tengah dipersiapkan menjadi holding company logistik nasional yang terintegrasi secara digital dan mampu bersaing di era industri berbasis teknologi.

Nama Rimawan Pradiptyo Dicatut dalam Isu Vendor 5G, Begini Bantahannya

“Penguatan infrastruktur logistik menjadi kunci utama, tidak hanya dari sisi kecepatan, tetapi juga efisiensi dan integrasi sistem,” ujarnya dalam keterangan resmi.

SPP Yogyakarta kini dilengkapi dengan 45 unit robot sortir yang mampu memproses hingga 3.000 kiriman per jam. 

Teknologi ini memanfaatkan sistem Radio Frequency Identification (RFID) yang memungkinkan identifikasi paket secara otomatis, mempercepat proses sortir, serta meminimalisasi kesalahan operasional.

Selain itu, sistem konveyor otomatis turut mendukung perpindahan barang secara mekanis, menciptakan alur kerja yang lebih terstruktur dan efisien, terutama dalam proses bongkar muat kiriman.

Direktur Operasi PosIND, Donny Maya Wardhana, menyebut bahwa penerapan teknologi robotik memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan. 

Tidak hanya mempercepat distribusi, tetapi juga menekan potensi human error dan biaya operasional.

“Dengan sistem ini, kepastian layanan kepada pelanggan meningkat, yang pada akhirnya berpotensi mendorong pertumbuhan volume kiriman secara signifikan,” jelasnya.

Penggunaan mesin sortir robotik sendiri telah dimulai sejak November 2024 sebagai bagian dari roadmap digitalisasi perusahaan. Ekspansi ke Yogyakarta menunjukkan komitmen PosIND dalam memperluas adopsi teknologi di berbagai wilayah strategis.

Langkah ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah melalui konsolidasi BUMN logistik di bawah koordinasi Pos Indonesia. 

Inisiatif tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi biaya logistik nasional sekaligus memperkuat integrasi antarperusahaan dalam ekosistem logistik Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title