Kebakaran Lahan Perhutani di Talagawangi Berhasil Dipadamkan
- 1
Techno –Polsek Pakenjeng bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakenjeng, Kabupaten Garut, Perhutani, pemerintahan desa, serta masyarakat melakukan penanganan kebakaran lahan Perhutani di Blok Mala Tilu, Kampung Gerenung, Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Kamis 27 Agustus 2026.
Kapolsek Pakenjeng IPTU Muslih Hidayat mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur Forkopimcam dan pihak terkait lainnya langsung mendatangi lokasi Kebakaran Hutan. Rombongan langsung melakukan upaya pemadaman api dengan cara manual, agar dapat mencegah kobaran api yang lebih luas.
" Kami saat itu langsung melakukan upaya pemadaman api, setelah menerima laporan. " ujarnya Jumat 28 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai luas sekitar satu hektar. Area yang terdampak kebakaran sebagian besar merupakan semak belukar serta sisa-sisa kayu mati yang sudah mengering. Sementara itu sebagian lahan merupakan lahan kosong yang tidak digarap dan diantara terdapat beberapa pohon kayu ukuran besar.
“ Dari hasil pengecekan di lokasi, kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga, sehingga tidak membahayakan kepada warga terdekat, ” ungkap Muslih.
Lanjut Muslih setelah dilakukan pemadaman secara manual, api berhasil dijinakan. Sejauh ini untuk.kerugian material masih dalam perhitungan, bamun dapat dipastikan tidak ada korban jiwa.dalam insiden lebakaran tersebut.
" Alhamdulillah tidak ada.korban jiwa, " katanya.
Petugas juga melakukan koordinasi dengan RPH Halimun, pemerintahan desa, serta unsur terkait lainnya guna memastikan kondisi kebakaran tidak lagi terjadi disekitar wilayah yang berdekatan dan dapat dipastikan lokasi yang berdekatan dengan tirik api tidak turut terbakar.
" Mudahan-mudahan semua.pihak tetap waspada, sehingga kebakaran hutan tidak lagi terjadi, " kata Muslih menambahkan.
Adapun penyebab terjadinya kebakaran di lahan milik Perum Perhutani hingga saat ini masih dalam.penyeidikan pihak aparat kepolisian.
' Kalau penyebab kebakatan hingga.saat ini masih kami telusuri, apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian, " pungkas Muslih.