Sampah Plastik Bisa Jadi Token Listrik di Warung Milik Ikeu
- Istimewa
Selain itu, Ikeu juga aktif di Komunitas Juwara Mitra Bukalapak, tempat ia belajar banyak hal tentang pengembangan usaha mikro pencatatan keuangan, pelayanan pelanggan, hingga strategi bisnis kecil agar tetap bertahan.
“Kuncinya itu kepercayaan dari pelanggan. Kalau mereka merasa aman, pasti balik lagi,” kata Ikeu.
Kombinasi dua ruang belajar itu membuat Ikeu bukan hanya pedagang produk digital, tetapi juga agen perubahan lingkungan.
Tidak berhenti di lingkup kampung saja, inovasinya menarik perhatian lebih luas. Ikeu berhasil meraih Juara 2 PUJAAN Vol. 4 dan mendapatkan modal usaha Rp15 juta.
Baginya, penghargaan itu bukan tentang piala, tapi tentang pengakuan bahwa perempuan desa pun memiliki peluang besar ketika diberi ruang untuk belajar dan berkembang.
“Kami di kampung itu ingin maju bersama. Usaha bukan cuma soal untung, tapi bagaimana kita tumbuh bareng-bareng,” ujarnya.
Ikeu, Wajah UMKM Perempuan Masa Kini Mandiri, Adaptif, dan Berpengaruh
Dengan teknologi sederhana, komunitas yang mendukung, dan kemauan untuk mencoba hal baru, Ikeu berubah dari ibu rumah tangga dengan modal terbatas menjadi pelopor inovasi sosial lokal.
Usahanya membuat warga terbantu, lingkungan lebih bersih, dan perempuan desa dapat melihat dirinya sebagai agen perubahan nyata.