Rumah Pendidikan Borong 2 Penghargaan Internasional di London

Pendidikan di Indonesia
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno — Transformasi digital pendidikan Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia. 

Portal Baru Bongkar Dugaan Kebocoran Dana PIP, Warga Bisa Lapor Langsung ke Kejaksaan

Superaplikasi Rumah Pendidikan milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meraih dua Silver Awards pada ajang bergengsi International Customer Experience Awards (ICXA) 2025 di London, Inggris, Rabu 12 November 2025.

Penghargaan yang diraih adalah Best Business Transformation Strategic Approach dan Best Business Transformation Organisation >5.000 Employees.

Indonesia Bersaing di WSIS 2026, Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Ajang PBB

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti mengungkapkan rasa syukur atas capaian global tersebut.

“Alhamdulillah, kami memperoleh dua penghargaan internasional. Ini bukti komitmen Kemendikdasmen dalam menghadirkan inovasi dan transformasi digital melalui Rumah Pendidikan,” ujar Suharti, Jumat 14 November 2025.

Rumah Pendidikan Kian Lengkap, Ekosistem Digital Sekolah Dibangun Total

Ia menegaskan, transformasi ini sejalan dengan Inpres Presiden Prabowo Nomor 7 Tahun 2025 tentang Digitalisasi Pembelajaran, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden untuk pemerataan kualitas pendidikan.

Teknologi Berpotensi Tak Terbatas

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha mengatakan keberhasilan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk pendidikan bermutu bagi semua.

“Teknologi memiliki potensi tanpa batas untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Semua siswa harus mendapat pelajaran terbaik melalui teknologi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa konsep Rumah Pendidikan sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti yang mendorong perubahan paradigma dari schooling menjadi learning pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan menyenangkan.

Rumah Pendidikan merupakan superapp layanan pendidikan nasional yang mengintegrasikan lebih dari 950 aplikasi ke dalam delapan ruang utama yang bisa diakses melalui rumah.pendidikan.go.id.

Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, mendukung penuh pengembangan konten pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) dan laboratorium digital di sekolah.

“Kami telah mendistribusikan ratusan ribu Papan Interaktif Digital ke sekolah. Kontennya bisa diakses melalui Rumah Pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa tunjangan guru kini langsung diberikan kepada guru masing - masing, tidak lagi tertahan di kas daerah.