Telkomsel hingga XLSmart Kejar Frekuensi Baru, Ini Dampaknya ke Pengguna

Telkomsel hingga XLSmart Kejar Frekuensi Baru, Ini Dampaknya ke Pengguna
Sumber :
  • Pinterest

 

Polres Garut Luncurkan 10 Trainer Paham AI, Cegah Kejahatan Berbasis AI

VIVA Techno – Persaingan industri telekomunikasi Indonesia kini tidak hanya soal perang harga paket data atau besarnya kuota internet. Operator seluler mulai berlomba mengamankan sumber daya yang jauh lebih strategis, yakni spektrum frekuensi. Siapa yang berhasil memperoleh spektrum tambahan akan memiliki peluang lebih besar meningkatkan kualitas jaringan sekaligus memperluas layanan internet berkecepatan tinggi di berbagai daerah.

Momentum tersebut kini memasuki babak baru. Lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang digelar pemerintah resmi memasuki tahap evaluasi administrasi. Tahapan ini menjadi pintu awal sebelum peserta melaju ke proses seleksi berikutnya.

Polres Garut Luncurkan 10 Trainer Paham AI, Cegah Kejahatan Berbasis AI

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), evaluasi administrasi dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan dokumen serta verifikasi keabsahan seluruh persyaratan yang telah diajukan peserta.

Sebelumnya, Komdigi juga telah melakukan klarifikasi terhadap substansi dokumen dari tiga operator yang mengikuti seleksi. Hasil pemeriksaan tersebut menemukan sejumlah catatan administratif yang harus diperhatikan masing-masing peserta sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

5 Tablet Berfitur AI Lokal Terbaik Agustus 2026: Pengganti Laptop Cerdas

Tiga perusahaan telekomunikasi nasional dipastikan mengikuti proses seleksi ini, yakni PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), PT Indosat Tbk, dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.

Peserta yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, sedangkan yang tidak lolos otomatis dinyatakan gugur.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pemerintah berkomitmen menjalankan seluruh proses seleksi secara transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum kepada seluruh peserta.

Menurutnya, spektrum frekuensi merupakan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas, tetapi memiliki nilai strategis untuk mendorong transformasi digital nasional.

Dari sudut pandang industri, perebutan spektrum ini jauh lebih penting dibanding sekadar menambah kapasitas jaringan. Frekuensi baru memungkinkan operator meningkatkan kualitas layanan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pembangunan menara tambahan. Dampaknya bisa dirasakan langsung oleh pelanggan berupa koneksi yang lebih stabil, kapasitas jaringan yang lebih besar, hingga pengalaman internet yang lebih baik saat jam sibuk.

Pita 700 MHz sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu spektrum yang paling diminati industri telekomunikasi. Karakteristiknya mampu menjangkau wilayah yang lebih luas dengan penetrasi sinyal yang lebih baik ke dalam gedung maupun kawasan padat penduduk.

Halaman Selanjutnya
img_title