UMKM Bandung dan Cirebon Dapat Pendampingan Digital, Stimulus Skill Tools AI
- id,pinterest.com
VIVA – PT Pos Indonesia (Persero) memperluas upaya mendorong transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Coaching Clinic PosAja UMKM di Kota Bandung dan Kota Cirebon.
Program ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital agar bisnis lebih efisien, kompetitif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi Pos Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital UMKM sekaligus memperkenalkan berbagai solusi bisnis berbasis teknologi yang terintegrasi dengan layanan logistik perusahaan.
UMKM Adaptif di Era Ekonomi Digital
Senior Vice President Retail Business PT Pos Indonesia (Persero), Helly S. Halimah, mengatakan transformasi digital kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM.
Menurutnya, perubahan perilaku konsumen dan berkembangnya ekonomi digital membuat pelaku usaha perlu meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan platform digital.
"Melalui Coaching Clinic PosAja UMKM, kami ingin memberikan pendampingan yang tidak hanya mengenalkan platform digital, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan keterampilan praktis untuk mengembangkan bisnisnya,” kata Helly dalam keterangan resmi, Senin, 13 Juli 2026.
“Pos Indonesia ingin menjadi mitra yang mendukung UMKM agar semakin maju dan berdaya saing," kata Helly.
Program pendampingan tersebut mencakup berbagai materi yang berkaitan dengan pengembangan usaha berbasis digital. Peserta mendapatkan pelatihan mengenai strategi pemasaran digital, pengelolaan toko online, optimalisasi layanan logistik, hingga pemanfaatan berbagai fitur yang tersedia di platform PosAja UMKM.
Bandung dan Cirebon Jadi Lokasi Awal Pendampingan
Di Kota Bandung, peserta memperoleh pendampingan secara langsung mengenai penggunaan platform PosAja UMKM sebagai solusi pengelolaan bisnis yang terintegrasi.
Materi yang diberikan meliputi pembuatan toko online, penyusunan katalog produk, pengelolaan pesanan pelanggan, hingga proses distribusi melalui jaringan layanan Pos Indonesia yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Sementara itu, pelaksanaan Coaching Clinic di Kota Cirebon dilakukan melalui kolaborasi antara Pos Indonesia dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Pandu Literasi Digital.
Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku UMKM sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi dalam operasional bisnis sehari-hari.
Ekosistem Digital Nasional
Helly menegaskan Pos Indonesia kini tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan logistik, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital nasional melalui penyediaan solusi bisnis yang terintegrasi.
Menurutnya, program Coaching Clinic PosAja diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi digital di kalangan UMKM, meningkatkan pemanfaatan layanan PosAja, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor usaha mikro dan kecil.
Ke depan, Pos Indonesia menyatakan akan memperluas kerja sama dengan kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, komunitas dan berbagai mitra strategis lainnya agar program pendampingan bagi UMKM dapat menjangkau lebih banyak daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun global.*