Ricuh May Day Bandung! Pos Polisi Dibakar Massa Misterius di Cikapayang
- Istimewa
VIVA - Pos polisi yang berada di simpang Jalan Cikapayang–Jalan Tamansari, Kota Bandung, dibakar oleh sekelompok massa berpakaian hitam pada Jumat malam, 1 Mei 2026.
Peristiwa ini terjadi beberapa saat setelah aksi peringatan Hari Buruh (May Day) yang digelar di depan DPRD Jawa Barat berakhir.
Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan pos polisi tersebut mengalami kerusakan total. Seluruh bagian bangunan tampak hangus terbakar dan tidak menyisakan peralatan yang sebelumnya berada di dalamnya.
Api yang sempat membesar berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, yang kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah potensi api kembali menyala.
Di bagian atas bangunan, sebuah layar videotron berukuran besar juga terlihat rusak parah akibat terbakar. Infrastruktur tersebut tidak lagi berfungsi dan menambah daftar kerusakan dalam insiden ini.
Arus Lalu Lintas Lumpuh, Polisi Lakukan Pengalihan
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di kawasan simpang Jalan Cikapayang–Tamansari tidak dapat dilalui kendaraan untuk sementara waktu.
Aparat kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif guna menghindari kemacetan yang lebih luas.
Sejumlah petugas keamanan juga terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan serta menjaga situasi tetap kondusif. Hingga malam hari, area sekitar masih dalam pengawasan aparat gabungan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Pemerintah Kota Bandung terkait jumlah kerugian materiil akibat insiden tersebut. Selain itu, belum dapat dipastikan apakah terdapat korban luka dalam kejadian ini.
Seorang anggota kepolisian di lokasi hanya membenarkan bahwa pos tersebut memang menjadi sasaran pembakaran oleh massa. Namun, detail lebih lanjut masih menunggu hasil pendataan dan penyelidikan.
Sebelumnya, kelompok massa berpakaian hitam diketahui sempat bergabung dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di depan gedung DPRD Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional.
Setelah massa utama aksi membubarkan diri secara tertib, kelompok tersebut diduga bergerak menuju simpang Jalan Cikapayang–Tamansari. Di lokasi tersebut, mereka mulai melakukan aksi yang berujung ricuh, termasuk membakar ban di jalan sebelum akhirnya membakar pos polisi.