Rusaknya Rute Hormuz: Minyak Melejit, Inflasi Makin Berat
Jumat, 13 Maret 2026 - 13:20 WIB
Sumber :
Outlook Energi Global
Kenaikan harga minyak menciptakan tekanan pada konsumsi dan inflasi global. Investor memperhatikan lonjakan harga komoditas sebagai salah satu indikator risiko pasar terpenting di tahun 2026.
Menurut beberapa analis, jika Selat Hormuz tetap terganggu dalam jangka panjang, harga Brent crude diperkirakan bisa menembus level tertinggi baru, jauh melampaui US$ 120–130 per barel.
Baca Juga
Meskipun ada rencana cadangan strategis, langkah tersebut mungkin hanya menahan tekanan jangka pendek sementara supply shock geopolitik masih menjadi faktor utama bagi pasar energi global.