Strategi Win-Win Indonesia Amerika di Tengah Dinamika Tarif AS
- Istimewa
Selain aspek perdagangan, kerja sama juga meliputi pertukaran informasi spesies dan standar kualitas hardwood Amerika, dialog teknis pengolahan material, serta fasilitasi jejaring bisnis antara eksportir Amerika dan produsen furnitur anggota ASMINDO.
Pada tahap awal, implementasi difokuskan pada penjajakan pasar, peningkatan pemahaman teknis material, serta pembentukan fondasi rantai pasok jangka panjang yang transparan, legal, dan berkelanjutan.
ASMINDO menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia bukan hanya sebagai basis produksi furnitur dunia, tetapi sebagai pusat manufaktur furnitur bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dalam jaringan pasok global.
Dedy menutup dengan menegaskan bahwa hubungan dagang Indonesia–Amerika Serikat di sektor furnitur diarahkan pada skema saling menguntungkan.
“Ekspor furnitur Indonesia meningkat, kapasitas manufaktur nasional menguat, dan pada saat yang sama permintaan terhadap kayu keras Amerika juga tumbuh,” katanya.*