Trik Tukar Uang THR Tanpa Dapat Uang Palsu, Dijamin Ampuh!

Uang Tunai Rupiah
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026, kebutuhan menukar uang tunai untuk Tunjangan Hari Raya (THR) meningkat signifikan di Indonesia. 

Trik Darurat Google Maps Hari Ini, Selamat dari Macet Parah Libur Lebaran 2026

Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) yang digelar Bank Indonesia (BI) kembali menyediakan layanan penukaran uang layak edar di berbagai kota, dengan total alokasi mencapai Rp185,6 triliun. 

Pilihan utama masyarakat umumnya terbagi ke dua jalur: menukar melalui bank resmi atau melalui money changer berizin. 

Bawa Cabai dari Kampung, Karyawan Ini Raup Untung Saat Mudik

Masing-masing memiliki kelebihan dan risiko yang perlu dipahami agar menghindari penipuan dan menerima uang palsu.

Layanan BI & Bank Konvensional

Link CCTV Tol Padaleunyi Realtime Kondisi Arus Mudik H-2 2026 Pagi Ini

Bank Indonesia menyediakan dua saluran resmi penukaran uang baru Kas Keliling BI dan aplikasi PINTAR BI. Layanan ini tersedia mulai pertengahan Februari hingga H-5 Lebaran, di mana masyarakat dapat memesan uang baru melalui aplikasi PINTAR untuk mempercepat proses penukaran.

Selain BI, bank seperti BCA, BRI, BNI, dan Mandiri membuka loket penukaran di cabang masing-masing. Namun layanan ini biasanya mengharuskan nasabah membawa KTP, buku rekening, atau kartu ATM sebagai syarat administrasi. 

Keuntungan dan Tips

Menukar lewat bank memiliki beberapa keuntungan, keaslian uang terjamin 100 persen karena langsung dari BI atau lembaga perbankan dan risiko uang palsu sangat rendah.

Batas nominal ditingkatkan setiap tahunnya untuk 2026 batas maksimal penukaran per paket mencapai Rp5,3 juta. Pesan jadwal via PINTAR BI lebih awal, karena kuota harian sering cepat habis.

Ilustrasi Penukaran Uang

Photo :
  • Pinterest

Menukar Uang THR di Money Changer

Money changer berizin oleh Bank Indonesia menjadi alternatif pilihan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki rekening atau ingin menukar di lokasi tertentu seperti pusat kota atau mal.

Pastikan outlet menampilkan logo resmi dan berada di lokasi tetap.

Namun menurut panduan wisata dan keuangan, terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai. Tingkat kurs berbeda antar outlet, selalu bandingkan beberapa tempat sebelum transaksi.

Tarif yang terlalu tinggi atau bagus sering menjadi tanda praktik tidak transparan atau adanya biaya tersembunyi. Money changer tidak berizin atau yang beroperasi di pinggir jalan harus dihindari karena rawan penipuan uang palsu. 

Halaman Selanjutnya
img_title