Bawa Cabai dari Kampung, Karyawan Ini Raup Untung Saat Mudik
- id.pinterest.com
VIVA - Momentum mudik Lebaran 2026 dimanfaatkan secara berbeda oleh GMT Property Services. Perusahaan ini menghadirkan program “Mudik Produktif” yang mendorong karyawan membawa hasil bumi dari kampung halaman ke kota, untuk kemudian diserap dalam rantai bisnis internal.
Inisiatif ini dinilai relevan di tengah meningkatnya kebutuhan efisiensi ekonomi sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi pekerja.
Bagi pembaca, konsep ini menjadi gambaran nyata bagaimana tradisi tahunan seperti mudik dapat bertransformasi menjadi aktivitas produktif yang berdampak langsung pada ekonomi lokal.
Program Internal Terintegrasi Bisnis dan Karyawan
Program ini dijalankan menjelang musim mudik Lebaran 2026 dengan melibatkan karyawan dari berbagai divisi. Hasil bumi seperti cabai, bawang, jahe, kunyit, hingga emping dibawa dari daerah asal masing-masing karyawan, lalu diserap oleh unit usaha SAYUR KENDAL yang berbasis di Menteng, Jakarta Pusat.
HR Director GMT Property Services, Mario Febriano, menjelaskan bahwa skema ini memungkinkan perusahaan membeli langsung produk dari karyawan dengan sistem yang transparan.
Biaya pembelian dari daerah diganti penuh, sementara karyawan berpotensi mendapatkan margin dari selisih harga pasar.
Sementara itu, Rayhan Ch. Siego selaku pemilik SAYUR KENDAL menilai mudik sebagai leverage point strategis.
Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aktivitas HR, melainkan bagian dari strategi bisnis yang menghubungkan operasional, pengembangan karyawan dan ekspansi supply chain berbasis komunitas.
Proses Terukur dengan Standar Kualitas Ketat
Secara operasional, seluruh produk yang dibawa karyawan tetap melalui sistem yang terukur. Barang dicatat berdasarkan jenis, berat, dan asal daerah sebelum masuk ke inventori perusahaan.
Selain itu, produk wajib memenuhi standar kualitas seperti kesegaran dan kelayakan jual. Proses distribusi tetap mengikuti alur procurement dan quality control yang berlaku, sehingga stabilitas pasokan dan kualitas tetap terjaga.
Pendekatan ini memastikan bahwa meskipun sumber produk berasal dari individu karyawan, standar profesional tetap diterapkan dalam seluruh rantai distribusi.
Respons Positif dan Dampak Ekonomi Nyata
Program Mudik Produktif mendapatkan respons positif dari internal perusahaan. Sejumlah karyawan mulai memanfaatkan peluang ini untuk membawa komoditas lokal dan memperoleh tambahan penghasilan secara fleksibel.