Kolaborasi Nasional Skrining Jantung Anak, Apa Dampaknya?
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:53 WIB
Sumber :
- Istimewa
“Ke depan kita perlu memperkuat kapasitas layanan, termasuk menambah spesialis jantung anak dan bedah jantung anak agar intervensi bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.
Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk rumah sakit, dinas kesehatan daerah, Yayasan Jantung Indonesia, serta dukungan teknologi ultrasonografi dari GE HealthCare dan Philips Indonesia.
Mengusung tema “Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan, Selamatkan Masa Depan Anak”, PERKI menegaskan komitmen berkelanjutan dalam memperluas akses skrining dan mempercepat tatalaksana.
Data hasil program ini diharapkan menjadi rujukan kebijakan nasional guna menekan angka kesakitan dan kematian anak akibat PJB.*