Nataru Rawan Internet Lemot? Ini Jurus Indosat Ngebutkan 5G Berbasis AI

Koneksi 5G
Sumber :
  • Pinterest

VIVA - Lonjakan trafik internet saat libur Natal dan Tahun Baru kerap berujung koneksi melambat. Mengantisipasi risiko itu, Indosat Ooredoo Hutchison memperkuat jaringan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AIvolusi5G) di Jawa Barat dan kawasan Jakarta Raya.

img_title Bawa Baterai Monster 10.000mAh, Xiaomi Hancurkan Standar HP 5G

Penguatan ini dilakukan untuk menjaga koneksi tetap cepat dan stabil di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat mulai dari perjalanan mudik, transaksi online, hingga streaming dan komunikasi intensif selama libur panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di periode Nataru, kualitas jaringan diuji di level tertinggi,” ujar Chandra Pradyot Singh, EVP Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison. 

img_title Kumpulkan Ruby di GoPay Next, Bisa Ditukar Tiket Bioskop hingga ChatGPT Plus!

Menurutnya, AIvolusi5G memungkinkan jaringan menyesuaikan diri secara otomatis saat terjadi lonjakan trafik mendadak.

Berbeda dari jaringan konvensional, AIvolusi5G mengintegrasikan kecerdasan artifisial langsung ke dalam sistem jaringan. Teknologi ini mampu membaca kepadatan pengguna, pola pergerakan, hingga kebutuhan kapasitas secara real time tanpa intervensi manual.

img_title XLSMART dan REMIND Pasang Mesin Otomatis Pengumpul Sampah Gadget di ITB

Pendekatan ini krusial bagi wilayah Jakarta Raya dan Jawa Barat yang dikenal memiliki lalu lintas data paling padat di Indonesia, terutama saat musim liburan.

Ekspansi 5G Indosat di Jawa Barat kini telah menjangkau 45 kecamatan di 5 kota dan kabupaten, dengan cakupan sekitar 93 persen wilayah prioritas. Fokusnya berada di kawasan urban, permukiman padat, pusat ekonomi, serta jalur penghubung antarkota.

Dengan penguatan ini, Jawa Barat berperan sebagai penyangga utama lalu lintas digital regional, memastikan pengalaman internet tetap lancar meski trafik melonjak saat jam sibuk dan puncak liburan.

Jaringan 5G

Photo :
  • Istimewa

Data Indosat menunjukkan perbedaan nyata antara 4G dan 5G. Rata-rata kecepatan unduh 4G berada di kisaran 50 Mbps, sementara 5G tembus 110 Mbps lebih dari dua kali lipat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi optimal, kecepatan unduh 5G bahkan dapat mencapai 519 Mbps hingga 0,87 Gbps, dengan kecepatan unggah hingga 167 Mbps. Artinya, aktivitas seperti streaming resolusi tinggi, video call, hingga kerja jarak jauh tetap berjalan mulus meski jaringan padat.

Di tengah lonjakan aktivitas online, risiko penipuan digital juga meningkat. Melalui AIvolusi5G, Indosat menghadirkan fitur Anti-Scam dan Anti Spam yang bekerja langsung di tingkat jaringan tanpa perlu aplikasi tambahan.

Halaman Selanjutnya
img_title