Kementerian Komdigi Buka Lelang Internet Murah 100 Mbps, Siapa Saja Pesertanya

Ilustrasi Internet
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Kabar gembira datang dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang baru saja membuka pendaftaran lelang frekuensi.

Tak Lagi Sekadar Blokir Situs, Ini Strategi Baru Pemerintah Lawan Judi Online

Lelang ini bertujuan menyediakan layanan internet murah dengan kecepatan hingga 100 Mbps.

Fixed Wireless Access menjadi solusi internet terjangkau yang ditawarkan melalui frekuensi 1,4 GHz.

Pos Indonesia Perkuat Jaringan 228 Negara Efisiensi Distribusi Logistik

Dengan adanya layanan ini, masyarakat Indonesia bisa menikmati internet cepat dengan harga bersahabat.

Tujuh perusahaan besar sudah mendaftar untuk ikut serta dalam lelang bersejarah ini. Siapa saja mereka dan bagaimana prosesnya?

Akses Reddit Tanpa VPN Bikin Heboh, Benarkah Pemerintah Cabut Pemblokiran?

Peserta Lelang Operator Besar

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan induk Telkomsel turut mendaftar.

Selain itu, PT Indosat Tbk dan PT XLSMART Telecom Sejahtera juga ikut berpartisipasi.

PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Netciti Persada, dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic) melengkapi daftar peserta.

Ketujuh operator ini akan bersaing memperebutkan frekuensi 1,4 GHz.

Spesifikasi Frekuensi dan Layanan

Lelang frekuensi 1,4 GHz memiliki total lebar 80 MHz dengan rentang 1432-1512 MHz.

Frekuensi ini khusus diperuntukkan bagi layanan fixed wireless atau internet tanpa kabel.

Berbeda dengan layanan seluler yang mobile, Fixed Wireless Access terbatas pada lokasi tertentu.

Namun kecepatan yang ditawarkan bisa mencapai 100 Mbps yang cukup kencang.

Pembagian Regional Lelang

Regional 1

mencakup zona-zona strategis seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Papua, Maluku, dan Maluku Utara juga masuk dalam regional ini.

Regional 2

meliputi Sumatera secara keseluruhan mulai dari Aceh hingga Lampung. Bali, Nusa Tenggara, dan Kepulauan Riau juga termasuk dalam regional kedua.

Regional 3

mengcover seluruh Sulawesi dan Kalimantan dengan pembagian zona yang merata. Setiap regional memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.

Dengan hadirnya layanan internet murah ini, diharapkan akses internet di Indonesia semakin merata.

Masyarakat bisa menikmati koneksi cepat tanpa perlu mengeluarkan biaya mahal.*