Cek Sekarang! Bisa Jadi Email atau Nomor Kamu Dijual di Dark Web!

Ilustrasi Website Ilegal
Sumber :
  • Istimewa

 

Samsung Galaxy S25 FE AMOLED 2026, Ringkas Kerja Hybrid, AI Ringkas Email Instan

VIVATechno — Di tengah meningkatnya kasus peretasan dan kebocoran data pribadi, semakin banyak orang yang khawatir apakah email atau nomor HP mereka pernah bocor ke dark web. 

Data pribadi seperti alamat email, nomor telepon, bahkan password bisa disalahgunakan untuk phishing, penipuan, hingga pencurian identitas.

Microsoft Segera Akhiri Layanan Outlook Lite, Pengguna Android Wajib Migrasi Sebelum Mei 2026

Sebuah survei menyebutkan bahwa pada semester pertama 2025 saja, lebih dari 13 juta data warga Indonesia terdeteksi dalam kebocoran data global yang tersebar di forum gelap internet atau dark web.

Apa Itu Dark Web dan Bahayanya?

Akhirnya Bisa, Google Izinkan Ganti Alamat Gmail Tanpa Ribet

Dark web adalah bagian dari internet yang tidak bisa diakses melalui mesin pencari biasa. 

Di sana, banyak data pribadi diperjualbelikan oleh peretas, termasuk data hasil dari pelanggaran sistem keamanan aplikasi atau situs yang kita gunakan sehari-hari.

Cara Cek Apakah Email atau Nomor Kamu Pernah Bocor

Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana untuk mengecek kebocoran data secara mandiri :

1. Gunakan Situs “Have I Been Pwned”

Kunjungi: https://haveibeenpwned.com

Masukkan email atau nomor HP (format internasional, contoh: +628123xxxxxxx)

Situs akan memberi tahu apakah data kamu pernah muncul dalam insiden kebocoran data.

2. Cek Lewat Fitur Google "Password Checkup"

Buka https://myaccount.google.com/security-checkup

Login dengan akun Gmail kamu.

Google akan memindai apakah email atau password kamu pernah bocor dan meminta kamu menggantinya.

3. Gunakan Mozilla Monitor

Buka https://monitor.firefox.com

Masukkan alamat email. Jika terdeteksi bocor, kamu akan diberi detail kebocoran dan tahun kejadiannya.

4. Gunakan Fitur “Dark Web Report” di Aplikasi Keamanan

Beberapa aplikasi antivirus seperti Norton, Avast, dan McAfee kini menyediakan fitur dark web monitoring otomatis. Pengguna akan diberi notifikasi jika email mereka ditemukan di database kebocoran.

Langkah Jika Data Kamu Ternyata Bocor

Segera ganti password email, media sosial, dan aplikasi finansial yang terkait. Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) di semua akun penting.

Hindari gunakan password yang sama di banyak akun. Pantau aktivitas mencurigakan di email dan notifikasi login dari perangkat tidak dikenal.

Pertimbangkan menghapus akun lama yang sudah tidak digunakan.

Halaman Selanjutnya
img_title