Akhirnya Bisa, Google Izinkan Ganti Alamat Gmail Tanpa Ribet
- id.pinterest.com
VIVATechno – Google akhirnya menghadirkan pembaruan penting yang sudah lama dinantikan pengguna Gmail.
Kini, pengguna bisa mengganti alamat email utama tanpa harus membuat akun baru dari awal.
Fitur ini menjadi perubahan besar karena sebelumnya alamat Gmail tidak bisa diubah setelah akun dibuat.
Padahal, email tersebut terhubung langsung dengan berbagai layanan seperti Google Drive, Google Photos, dan Google Calendar.
Dengan pembaruan ini, pengguna tidak perlu lagi khawatir kehilangan data saat mengganti alamat email.
Fitur ini saat ini mulai dirilis secara bertahap dan pertama kali tersedia di Amerika Serikat.
Google sebelumnya juga sempat memberikan sinyal terkait fitur ini pada Desember 2025 melalui pembaruan dokumentasi resminya.
Saat pengguna mengganti alamat Gmail, semua data tetap tersimpan dengan aman.
Email lama tidak dihapus, melainkan berubah menjadi alias yang tetap aktif.
Pengguna masih bisa menerima email dari alamat lama tersebut.
Selain itu, alamat lama juga tetap bisa digunakan untuk login atau mengirim email.
Seluruh data seperti email, kontak, file, foto, hingga langganan tetap tersimpan tanpa perubahan.
Akses ke berbagai layanan Google juga tidak akan terganggu.
Pengguna tetap bisa menggunakan Gmail, Drive, YouTube, hingga Maps seperti biasa.
Google juga menetapkan batasan untuk fitur ini.
Pengguna hanya bisa mengganti alamat email satu kali dalam setahun.
Total perubahan yang diizinkan maksimal tiga kali.
Jika diperlukan, pengguna juga bisa kembali menggunakan alamat email sebelumnya.
Untuk mengganti alamat Gmail, pengguna bisa melakukannya langsung melalui pengaturan akun.
Masuk ke menu informasi pribadi lalu pilih bagian email akun Google.
Setelah itu, pilih opsi untuk mengganti alamat email.
Masukkan username baru yang masih tersedia dan belum pernah digunakan.
Setelah konfirmasi, ikuti instruksi yang muncul hingga proses selesai.
Setelah berhasil, alamat email baru akan menjadi email utama.
Sementara itu, email lama tetap terhubung sebagai alamat alternatif.
Meski prosesnya cukup mudah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Beberapa layanan seperti Chromebook, fitur login Google, dan Remote Desktop mungkin memerlukan penyesuaian tambahan.