Telegram Kamu Bisa Diretas Lewat Bot! Ini 7 Langkah Pencegahannya

Telegram
Sumber :
  • Pinterest

 

Sering Mati Lampu? Cek Jadwal Pemadaman Lewat Aplikasi Ini

VIVATechnoTelegram menjadi salah satu aplikasi pesan instan yang banyak digunakan di Indonesia untuk keperluan pribadi hingga komunitas kerja. 

Namun, di tengah meningkatnya serangan siber pada 2025, Telegram tak luput dari target peretasan dan phishing.

10 Masalah HP Android yang Sering Terjadi, Nomor 7 Bikin Kesal

Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa akun Telegram yang tidak dijaga dengan baik berisiko diretas dan disalahgunakan. 

Berikut ini tips melindungi akun Telegram dari peretasan dan phishing di 2025:

Jangan Asal Klik, Modus BBM Gratis Kini Menyebar di Media Sosial

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification)
Fitur ini bisa diaktifkan melalui Settings > Privacy and Security > Two-Step Verification. 

Kamu akan diminta membuat password tambahan setiap login, memperkuat keamanan akun dari akses ilegal.

2. Jangan Pernah Berikan Kode OTP ke Siapa Pun
Kode verifikasi yang dikirim via SMS atau email bersifat sangat pribadi. Telegram tidak pernah meminta kode OTP, apalagi lewat chat. Jika ada yang menanyakan, itu hampir pasti penipuan.

Kunci Aplikasi dan Biometrik
Agar orang lain tidak bisa mengakses Telegram saat kamu lengah, aktifkan fitur fingerprint atau Face ID untuk membuka aplikasi.

3. Waspada Link Mencurigakan & Bot Tidak Dikenal
Banyak kasus phishing di Telegram berawal dari tautan yang dikirim bot atau akun palsu. 

Jangan asal klik link, terutama yang menawarkan hadiah atau informasi yang terlalu sensasional.

4. Sembunyikan Nomor dan Profil dari Orang Asing
Kamu bisa mengatur siapa yang bisa melihat nomor telepon, foto profil, dan status aktif di menu privasi Telegram. 

Ini akan mengurangi risiko kamu jadi target phishing atau rekayasa sosial.

5. Keluar dari Grup Publik yang Tidak Jelas
Grup dan channel publik rawan disusupi akun bot dan phisher. Pastikan kamu hanya bergabung di grup terpercaya dan relevan dengan kebutuhanmu.

6. Rutin Cek Perangkat Aktif dan Riwayat Login
Masuk ke Settings > Devices untuk memastikan tidak ada perangkat asing yang terhubung ke akunmu. Jika mencurigakan, segera tekan “Terminate All Other Sessions”.

Telegram punya sistem keamanan yang solid, tapi tetap butuh kesadaran pengguna. Kebanyakan korban phishing karena lengah atau tergoda klik link jebakan.*