Padel dan Smart Ring Jadi Kombinasi Favorit Anak Muda 2026
Cirebon, VIVA Techno – Tren olahraga di kalangan anak muda terus berkembang. Jika beberapa tahun lalu gym dan bersepeda menjadi pilihan utama, kini padel tennis, lari sore, hingga tenis mulai mendominasi gaya hidup urban di berbagai kota besar.
Menariknya, tren tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan pada aktivitas olahraga, tetapi juga memengaruhi penggunaan perangkat teknologi pendukung. Smartwatch dan smart ring kini menjadi bagian penting bagi mereka yang ingin memantau kondisi tubuh secara lebih akurat.
Perangkat wearable modern saat ini tidak lagi sekadar menghitung jumlah langkah kaki atau mengukur detak jantung. Berkat sensor yang semakin canggih, perangkat tersebut mampu memberikan data kesehatan yang lebih mendalam, mulai dari kualitas tidur, tingkat stres, pemulihan tubuh setelah olahraga, hingga indikator kesiapan tubuh untuk beraktivitas.
Di tengah popularitas smartwatch, muncul tren baru berupa smart ring atau cincin pintar. Bentuknya yang kecil dan ringan membuat perangkat ini lebih nyaman digunakan sepanjang hari, termasuk saat tidur.
Banyak pengguna mengaku tidak nyaman memakai smartwatch ketika beristirahat karena ukuran layar yang besar dan posisi perangkat yang menempel di pergelangan tangan. Smart ring hadir sebagai alternatif yang lebih praktis tanpa mengurangi kemampuan pemantauan kesehatan.
Beberapa produk yang cukup populer di segmen ini adalah Oura Ring Gen 4 dan Samsung Galaxy Ring.
Cara Kerja Smart Ring yaitu Pengguna hanya perlu mengenakan smart ring di jari telunjuk atau jari manis seperti memakai cincin pada umumnya. Seluruh data yang dikumpulkan sensor akan dikirim secara otomatis ke aplikasi pendamping melalui koneksi Bluetooth.
Meski tidak memiliki layar, kemampuan analisis perangkat ini terbilang sangat lengkap. Sensor di dalam cincin dapat memantau:
- Detak jantung
- Variabilitas detak jantung (HRV)
- Suhu tubuh
- Kualitas tidur
- Fase Deep Sleep
- Fase REM Sleep
- Tingkat pemulihan tubuh
Data tersebut kemudian diolah menggunakan algoritma untuk menghasilkan laporan kesehatan yang mudah dipahami pengguna.
Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuan memberikan skor kesiapan tubuh atau Readiness Score. Setiap pagi, aplikasi akan menampilkan kondisi tubuh berdasarkan data yang dikumpulkan selama tidur. Jika tubuh dianggap belum pulih sepenuhnya setelah aktivitas fisik sehari sebelumnya, sistem akan memberikan rekomendasi agar pengguna mengurangi intensitas olahraga.