iPad Pro M4 vs Android Flagship 2026, Siapa Raja Produktivitas?
- YouTube
VIVATechno - Persaingan tablet flagship di 2026 semakin relevan bagi pengguna produktif, terutama di momentum mobilitas tinggi seperti Lebaran.
Perangkat seperti iPad Pro M4 dan tablet Android flagship kini tidak lagi sekadar alat konsumsi, tetapi sudah masuk kategori laptop replacement.
Bagi pekerja remote, desainer, hingga pelaku bisnis digital, memilih perangkat yang tepat berdampak langsung pada efisiensi kerja, multitasking, dan mobilitas harian.
Apple vs Android: Siapa Mendominasi 2026?
Apple melalui iPad Pro M4 menjadi sorotan sejak peluncurannya dengan klaim sebagai tablet paling powerful saat ini. Di sisi lain, Android flagship seperti Samsung Galaxy Tab dan perangkat berbasis Snapdragon generasi terbaru terus mengejar dengan fleksibilitas sistem dan harga lebih kompetitif.
Persaingan ini semakin ketat pada 2026 dengan fokus pada performa AI, multitasking, dan dukungan aksesori seperti keyboard serta stylus.
Data Benchmark: M4 Masih Unggul, Android Tetap Kompetitif
Berdasarkan uji benchmark terbaru, chip Apple M4 menunjukkan performa signifikan dibanding Snapdragon 8 Gen 3.
Skor AnTuTu mencapai sekitar 2,9 juta poin, lebih tinggi dari Snapdragon di kisaran 2 juta poin. Sementara itu, Geekbench mencatat keunggulan hingga 67 persen pada single-core dan 86 persen pada multi-core untuk M4.
Selain itu, iPad Pro M4 dilengkapi CPU hingga 10-core, GPU 10-core, RAM hingga 16GB, serta bandwidth memori tinggi yang mendukung workload berat seperti editing video dan desain 3D.
Namun, Android flagship tetap tidak bisa diremehkan. Tablet Android modern mampu menjalankan multitasking, gaming, hingga editing 4K dengan stabil dan lebih fleksibel dalam penggunaan aplikasi dan sistem file.
Kekuatan Hardware vs Fleksibilitas Ekosistem
Secara teknis, iPad Pro M4 unggul dalam performa mentah dan efisiensi, bahkan disebut lebih powerful dari sebagian laptop modern.
Namun, keunggulan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh iPadOS yang masih memiliki keterbatasan dibanding sistem desktop.
Sebaliknya, Android flagship menawarkan fleksibilitas tinggi mulai dari multitasking bebas, akses file lebih luas, hingga kompatibilitas aplikasi yang lebih variatif.
Bahkan, beberapa vendor mulai menghadirkan fitur desktop mode yang semakin mendekati pengalaman laptop.