Samsung Galaxy A57, Lebih Tipis dan Ringan, Ini Bedanya dengan A56!
- YouTube
VIVATechno – Samsung kembali bikin gebrakan di lini mid-range andalannya. Galaxy A57 resmi hadir dengan sejumlah perubahan yang langsung terasa begitu dipegang.
Buat kamu yang lagi cari HP baru di 2026, Samsung A57 ini layak banget masuk daftar pertimbangan. Tapi, sebesar apa peningkatannya dibanding A56?
Samsung Galaxy A57
- Kanal YouTube NT Gadget
Desain Samsung A57 Lebih Tipis dan Ringan dari Pendahulunya
Samsung A57 hadir lebih tipis sekitar 0,5 mm dan lebih ringan sekitar 19 gram dibanding A56. Perubahan kecil ini langsung terasa nyaman saat digenggam. Sudut frame-nya juga lebih tumpul dan permukaannya lebih mulus. Beda dari A56 yang terasa sedikit lebih tajam di tangan.
Performa Samsung A57 Naik, Chipset Exynos 1680 Jadi Andalannya
Samsung A57 kini pakai chipset Exynos 1680, naik dari Exynos 1580 di A56. Skor Antutu-nya tembus 1,4 juta, naik sekitar 10 persen. Vapour chamber-nya juga diklaim 13 persen lebih besar. Jadi performa lebih stabil meski dipakai lama.
Kamera Samsung A57 Punya Lensa Makro
Kamera utama Samsung A57 hasilnya bagus, area gelap bisa lebih terangkat dibanding A56. Perpindahan lensa saat rekam video juga jauh lebih mulus.
Software One UI 8.5 di Samsung A57 Lebih Rapi dan Canggih
Samsung A57 sudah pakai One UI 8.5 berbasis Android 16. Control center-nya lebih fleksibel dan tampilannya lebih bersih dari sebelumnya. Ada fitur baru Private Album untuk menyimpan foto rahasia dengan fingerprint. Selain itu, AI voice transcription kini bisa menerjemahkan suara ke bahasa lain otomatis.
Bluetooth 6.0 di Samsung A57
Samsung A57 sudah dibekali Bluetooth 6.0 yang lebih presisi soal jarak dan lokasi. Latensi dan konsumsi dayanya juga lebih efisien untuk TWS maupun perangkat IoT.
Fitur ini makin relevan karena perangkat pintar di sekitar kita makin banyak. Ke depannya, koneksi antar-device bakal makin mulus lewat teknologi ini.
Harga Samsung A57
Harga resmi Samsung A57 di Indonesia belum diumumkan. Tapi mengacu harga di Singapura, kisarannya mulai dari 7,8 juta hingga 11 juta rupiah untuk varian 512 GB. Kenaikan harga ini sejalan dengan tren global di 2026. Hampir semua brand kompak menaikkan harga karena biaya komponen yang melonjak.