Lebih Ringan dari HP! Huawei Luncurkan MatePad Mini dengan Layar OLED Anti-Pantul
- YouTube Zahar Mobile Review
VIVATechno – Huawei kembali menggebrak pasar tablet ringkas (compact tablet) lewat lini terbarunya, Huawei MatePad Mini versi Global.
Mengisi celah pasar yang selama ini didominasi oleh iPad Mini dan beberapa tablet gaming tebal, Huawei membawa pendekatan yang sangat radikal: kenyamanan mutlak, bodi setipis kertas, dan teknologi layar yang sulit dicari tandingannya di Mei 2026 ini.
Namun, di balik segala kemewahannya, ada beberapa catatan penting yang wajib Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membelinya. Berikut ulasan lengkapnya.
Desain Radikal: Lebih Ringan dari HP Pakai Case
Ketika pertama kali menggenggam Huawei MatePad Mini, Anda dipastikan akan terpukau. Tablet ini mendefinisikan ulang arti kata "ringkas" di kelasnya:
- Ketebalan Ekstrim: Hanya 5,1 mm (jauh lebih tipis dibanding kompetitor seperti Lenovo Legion Tab atau RedMagic Astra yang berkisar di angka 6,9 - 7,6 mm).
- Bobot Enteng: Cuma 260 gram! Sebagai perbandingan, bobot ini bahkan lebih ringan daripada sebuah iPhone Pro Max yang dipasangkan casing pelindung.
- Ergonomi Juara: Sisi-sisi bodi dibuat sedikit melengkung (curved) dengan bezel yang sangat tipis, memberikan pengalaman genggaman satu tangan (portrait mode) terbaik di kelasnya.
Layar OLED PaperMatte: Senjata Rahasia Huawei
Sektor layar adalah aspek di mana Huawei MatePad Mini sukses mempermalukan para pesaingnya. Tablet ini mengemas panel OLED beresolusi 2.5K dengan refresh rate 120 Hz dan aspek rasio 16:10.
Bukan sekadar OLED biasa, Huawei menyematkan teknologi PaperMatte Screen. Lapisan matte khusus ini mampu mereduksi pantulan cahaya outdoor hingga hampir 100%.
Selain membuat mata tidak cepat lelah saat membaca e-book, menulis menggunakan M-Pencil Generasi ke-3 di atas layar ini rasanya sangat natural seperti menulis di atas kertas asli.
Posisi kamera depan diletakkan di sudut (cornered), bukan di tengah. Alhasil, saat Anda menonton video, aspek visual tetap utuh tanpa terganggu notch atau lubang kamera yang mengganggu imersi
Performa Harian Gesit, Tapi Bukan untuk Hardcore Gamer
Dapur pacu versi global tablet ini ditenagai oleh chipset HiSilicon Kirin 9010B (arsitektur 7nm Hexa-core).
- Navigasi & Multitasking: Sangat responsif. Membuka beberapa aplikasi sekaligus secara berdampingan (split screen) hingga memunculkan floating window berjalan mulus tanpa lag.
- Konektivitas & OS: Menggunakan HarmonyOS versi global (bukan HarmonyOS Next versi China yang minim kompatibilitas aplikasi Android). Meskipun tidak membawa Google Play Store secara bawaan (out-of-the-box), workaround dan instalasi aplikasi pihak ketiga kini sudah jauh lebih mudah dan stabil.
- Sisi Gaming: Jika Anda mencari tablet untuk cloud gaming atau game streaming, perangkat ini sangat sempurna karena bobotnya yang ringan tidak membuat tangan lelah. Namun, untuk memainkan game Android berat secara native (grafis rata kanan), chipset Kirin ini bukan yang paling bertenaga di kelasnya.