Oppo A5 Pro Rp 3 Jutaan, Tangguh Anti Air Tapi Chipset Kentang
VIVATechno – Oppo A5 Pro hadir dengan sertifikasi ketahanan tingkat tinggi. IP68 dan IP69 water dust resistance sangat tangguh. Desain elegan dengan body polycarbonate finishing leather premium.
Harga Rp 3 jutaan hingga Rp 3,5 jutaan cukup mahal. Spesifikasi yang ditawarkan tidak sebanding dengan harga. Chipset yang digunakan sangat mengecewakan untuk segmen ini.
Berikut pembahasan kelebihan dan kekurangan Oppo A5 Pro. Review jujur agar tidak salah pilih HP tangguh. Mari kita lihat apakah HP ini worthed atau tidak untuk dibeli.
Kelebihan Desain Elegan Premium
Desain cukup elegan dan premium dengan finishing leather. Material polycarbonate alias plastik tapi terlihat mewah. Kesan modern dan tidak murahan sama sekali saat dipegang.
Sertifikasi ketahanan tingkat militer 14 pengujian. Bantalan bionic seperti kantong airbag melindungi komponen. Penutup motherboard aluminium yang kokoh dan tahan banting.
Sertifikasi IP68 tahan air dan debu sangat lengkap. IP69 bahkan tahan terhadap air panas 80 derajat celsius. Sudah diuji perendaman cipratan dan air panas oleh Oppo.
Cocok untuk yang sering outdoor atau kerja lapangan. Tidak perlu khawatir kehujanan atau kena air. Ketahanan tinggi jadi nilai jual utama HP ini.
Kamera 50MP Cukup Baik
Kamera belakang 50 megapixel aperture f/1.8 autofocus. Lensa monokrom 2 megapixel f/2.4 untuk efek potret. Kamera depan hanya 8 megapixel f/2.0 standar saja.
Hasil foto landscape hingga close up cukup bagus. Bukan yang terbaik tapi masih acceptable untuk kelasnya. Jangan ekspektasi tinggi untuk fotografi profesional.
Baterai 5800mAh Fast Charge 45W
Baterai besar 5800mAh tahan seharian penuh. Fast charging 45 watt supercharge sangat cepat. Cocok untuk yang sering beraktivitas mobile tanpa charging.
Daya tahan sangat baik untuk penggunaan normal. Charging cepat membantu saat butuh isi daya mendadak. Kombinasi baterai besar dan charging cepat sangat ideal.
Kekurangan Layar HD Plus Saja
Layar 6,67 inci tapi resolusi cuma HD Plus. Resolusi 720 x 1604 piksel sangat rendah untuk Rp 3 jutaan. Refresh rate juga cuma mentok 90Hz maksimal saja.