Harga Emas Antam 10 Maret 2026 Naik, Saatnya Jual atau Tahan?
- id.pinterest.com
VIVA - Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan pada perdagangan awal Maret 2026. Pergerakan harga logam mulia ini menjadi perhatian investor karena berpotensi membuka peluang keuntungan bagi pemilik emas batangan.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk, harga emas Antam berada di kisaran Rp3 jutaan per gram dalam beberapa pekan terakhir, dengan fluktuasi yang dipengaruhi kondisi pasar global dan nilai tukar rupiah.
Kenaikan harga emas tersebut membuat banyak investor bertanya: apakah saat ini waktu yang tepat untuk menjual emas atau justru menahannya sebagai investasi jangka panjang?.
Harga Emas Antam Selasa 10 Maret 2026
Mengacu pada data perdagangan emas batangan Antam, harga emas sempat berada di kisaran Rp3.028.000 hingga Rp3.039.000 per gram dalam pembaruan terbaru.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam berada di kisaran Rp2,8 juta per gram, tergantung pembaruan harga harian.
Perlu diketahui, harga buyback adalah harga yang diterima investor ketika menjual kembali emas batangan ke Antam atau gerai resmi Logam Mulia.
Selisih antara harga jual dan buyback biasanya mencapai ratusan ribu rupiah per gram, sehingga investor perlu mempertimbangkan waktu transaksi agar mendapatkan keuntungan optimal.
Apakah Saat Ini Waktu Tepat Menjual Emas?
Kenaikan harga emas sering dimanfaatkan investor untuk melakukan profit taking atau mengambil keuntungan. Namun keputusan menjual emas tidak bisa hanya melihat harga hari ini.
Beberapa analis menilai harga emas Antam sepanjang 2026 cenderung mengalami tren kenaikan. Bahkan sejak awal tahun, harga emas telah meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan awal Januari.
Karena itu, investor perlu mempertimbangkan tujuan investasi sebelum memutuskan menjual emas. Pertimbangan Sebelum Menjual atau Buyback Emas.
1. Selisih Harga Jual dan Buyback
Selisih harga antara emas baru dan buyback bisa mencapai ratusan ribu rupiah per gram. Jika baru membeli emas dalam waktu dekat, potensi keuntungan mungkin belum maksimal.
2. Tujuan Investasi
Jika tujuan investasi jangka panjang, banyak investor memilih menahan emas karena nilainya cenderung stabil bahkan meningkat dalam jangka waktu lama.