Cari Tablet Terjangkau? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Performa Kencang
- lenovo.com
VIVA Techno – Persaingan tablet di kelas harga Rp2 jutaan semakin menarik sepanjang 2026. Di segmen ini, konsumen kini tidak lagi harus mengorbankan performa atau kualitas layar demi mendapatkan harga yang terjangkau. Sejumlah produsen mulai menghadirkan perangkat dengan spesifikasi yang sebelumnya hanya ditemukan pada tablet kelas lebih tinggi.
Perubahan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat berlayar besar. Tablet kini tak lagi dipandang sebagai alat untuk menikmati hiburan semata, melainkan sudah menjadi perangkat pendukung aktivitas belajar, bekerja, mengikuti rapat daring, hingga mengelola dokumen sehari-hari.
Mengutip laporan berbagai pengulas teknologi internasional, terdapat tiga tablet yang menonjol di kelas harga terjangkau tahun ini, yakni Redmi Pad 2, Samsung Galaxy Tab A9, dan Lenovo Tab M11. Ketiganya menawarkan pendekatan berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
Redmi Pad 2 Unggul untuk Multimedia dan Multitasking
Redmi Pad 2 menjadi salah satu pilihan paling menarik berkat kombinasi layar, performa, dan fitur hiburan yang seimbang.
Tablet ini mengusung layar 2K berukuran 9,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Resolusi tinggi membuat tampilan teks terlihat lebih tajam saat membaca dokumen atau e-book, sedangkan refresh rate yang tinggi memberikan pengalaman navigasi yang lebih mulus ketika berpindah aplikasi maupun menggulir halaman.
Di sektor performa, Redmi Pad 2 mengandalkan chipset Snapdragon 6s Gen 2 yang dipadukan RAM hingga 8GB. Kombinasi tersebut memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dengan lebih lancar, mulai dari aplikasi konferensi video, browser, hingga pengolah dokumen.
Pengalaman multimedia juga menjadi nilai jual penting. Empat speaker yang telah mendukung Dolby Atmos menghasilkan suara lebih imersif ketika menonton film maupun menikmati musik. Dukungan baterai berkapasitas 7.600 mAh turut memberikan daya tahan lebih lama sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi ulang saat digunakan untuk aktivitas harian.
Keunggulan lainnya hadir melalui sistem operasi HyperOS yang memudahkan sinkronisasi dengan perangkat Xiaomi lainnya. Integrasi ekosistem seperti ini semakin menjadi strategi produsen dalam meningkatkan kenyamanan pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat.