DJI Osmo Pocket 4 Gagal Masuk AS, Apa Sebabnya?
- DJI
VIVATechno – Kabar kurang sedap bagi para konsumen dan konten kreator di Amerika Serikat. Produk terbaru dari DJI (Da-Jiang Innovations)-produsen gadget asal China yakni, Osmo Pocket 4 dipastikan tidak akan meluncur di pasar AS secara resmi dalam waktu dekat.
Kamera handal untuk vlogging ini menjadi produk pertama yang terkena dampak langsung dari kebijakan pengetatan keamanan pemerintah Amerika terhadap perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut.
Highlights:
- Osmo Pocket 4 gagal mendapatkan otorisasi dari Federal Communications Commission (FCC) tepat waktu sebelum DJI masuk dalam "Covered List".
- Aturan ini merupakan buntut dari National Defense Authorization Act 2024 yang mewajibkan audit keamanan produk DJI.
- Perangkat lama seperti Pocket 3, Avata 360, dan Mic 3 masih bisa digunakan karena sudah mendapat persetujuan sebelum aturan berlaku.
- Fitur Baru: Pocket 4 kini mendukung perekaman hingga 4K240 dan profil warna D-Log murni.
Kronologi Pengetatan Aturan FCC
Akar dari masalah ini bermula dari National Defense Authorization Act tahun 2024 yang menetapkan tenggat waktu bagi pemerintah untuk melakukan audit keamanan terhadap produk DJI.
Namun, hingga batas waktu berakhir, tidak ada lembaga yang menyelesaikan audit tersebut, sehingga secara otomatis produk DJI masuk ke dalam daftar terlarang atau "Covered List".
Oleh karena itu, Federal Communications Commission (FCC) atau Komisi Komunikasi Federal AS, tidak dapat memberikan otorisasi untuk perangkat baru DJI.Komisi federal itu sendiri adalah lembaga pemerintah yang mengatur komunikasi internasional dan antar negara bagian melalui radio, televisi, kawat, satelit, dan kabel di seluruh Amerika Serikat.
Tanpa "lampu hijau" dari lembaga ini, Pocket 4 tidak dapat dipasarkan secara legal.
Evolusi Spesifikasi yang Terhambat
Meskipun kehadirannya di Amerika terganjal, Pocket 4 membawa sejumlah peningkatan teknis dibandingkan pendahulunya.
Perangkat ini tetap mempertahankan desain ringkas dengan sensor tipe 1 inci dan gimbal 3-axis yang menjadi ciri khasnya.
Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan videografi, di mana kamera ini mampu merekam pada frame rate 4K240, dua kali lipat lebih cepat dari versi sebelumnya untuk menghasilkan efek slow motion yang lebih halus.