Samsung Galaxy Tab A9 Plus Setahun Kemudian, Masih Worth It di 2025?
- id.pinterest.com
VIVATechno – Setahun sudah Samsung Galaxy Tab A9 Plus beredar di pasaran. Tablet 3-4 jutaan dengan 5G, GPS, dan Samsung DeX mode langka di kelasnya. Bahkan Samsung sampai keluarin versi reborn student package edition lengkap dengan keyboard.
Harga sekarang lebih murah dibanding setahun lalu saat launching. Varian WiFi 4/64GB cuma 1,6 jutaan dan LTE 5G 8/128GB sekitar 3-4 jutaan. Kondisi baru dengan garansi resmi bukan second jadi masih aman untuk investasi.
Kompetitor seperti Poco Pad dan Redmi Pad Pro memang unggul performa dan layar. Tapi kombinasi 5G, GPS, dan Samsung DeX hanya ada di Tab A9 Plus. Workflow laptop yang fleksibel di layar tablet ukuran 11 inci sangat membantu produktivitas.
One UI yang ringan dan bebas iklan jadi nilai plus tersendiri. Update software juga lebih terjamin dibanding brand China. Setelah setahun pakai, masih worth it kah beli Tab A9 Plus di tahun 2025?
Material Premium Aluminium 80 Persen
Samsung Galaxy Tab A9 Plus
- id.pinterest.id
Back cover sudah pakai metal aluminium sekitar 80 persen body. Terasa solid meski frame masih pakai plastik untuk antenna. Lebih premium dibanding Poco Pad atau Redmi Pad Pro yang full metal tapi WiFi only.
Tiga titik pin magnet akhirnya terjawab dengan keyboard cover resmi. Student package edition sekarang sepaket dengan keyboard official. Tinggal tempel langsung bisa ngetik tanpa pairing bluetooth ribet.
Keyboard cover resmi kualitasnya terjaga dengan material bagus. Tombol empuk dengan travel key luas nyaman untuk ngetik lama. Fungsi FN untuk screenshot dan switch ke DeX mode sangat praktis.
Sayangnya keyboard cover tidak dijual terpisah hanya sepaket. Student edition juga cuma varian WiFi tidak ada 5G. Kalau dijual terpisah estimasi harga 1-1,5 jutaan cukup reasonable.
Layar 11 Inci PLS LCD Masih Oke
Panel PLS LCD memang di bawah IPS apalagi AMOLED. Kontras dan warna agak kurang terutama di bawah matahari langsung. Tapi untuk indoor usage masih oke-oke saja dengan brightness cukup.
Bezel memang cukup tebal dan kurang estetik menurut Gen Z. Tapi secara fungsi lebih nyaman untuk dipegang tanpa ke-touch layar. Refresh rate 90Hz sudah mulus untuk scrolling dan swiping harian.