AC Samsung vs Sharp Setengah PK: Mana yang Lebih Worth It Dibeli?
- YouTube
Bagian outdoor kedua AC ini sama-sama pakai kondensor tembaga, bukan aluminium. Kondensor tembaga lebih efisien dalam transfer panas dan lebih tahan lama. Samsung punya tambahan pengaman untuk kondensornya, memberikan proteksi ekstra dari benturan atau kerusakan fisik.
Sharp tidak punya pengaman tambahan ini, jadi kondensor lebih rentan terhadap kerusakan dari luar. Untuk investasi jangka panjang, Samsung lebih aman.
Fitur Turbo Cooling dan Jet Cool
Samsung punya fitur Turbo Cooling untuk mempercepat pendinginan ruangan. Sharp punya fitur serupa bernama Jet Cool dengan fungsi yang sama. Kedua fitur ini berguna banget saat cuaca lagi panas-panasnya, AC bisa cepat dinginkan ruangan.
Keduanya juga sudah dilengkapi mode Sleep untuk tidur lebih nyaman. Mode ini mengatur suhu otomatis supaya tidak terlalu dingin saat tidur.
Fitur Self-Cleaning
Ini dia pembeda paling signifikan. Samsung AR05 sudah dilengkapi fitur Self-Cleaning untuk pembersihan indoor secara otomatis. Fungsinya mencegah pertumbuhan jamur di dalam evaporator, jadi AC lebih higienis dan sehat. Kamu tidak perlu sering-sering bongkar AC untuk bersihin jamur.
AC Samsung AR05BGH
- YouTube
Sharp A5 Bey belum punya fitur self-cleaning. Jadi kamu harus rajin cuci AC manual atau panggil teknisi buat bersihin evaporator dari jamur dan kotoran.
Samsung AR05 konsumsi daya lebih irit (350 watt), lapisan anti karat pada evaporator, pengaman kondensor, indikator suhu digital, dan fitur self-cleaning, Samsung kasih value lebih banyak di harga yang kompetitif.
Sharp A5 Bey memang unggul sedikit di kapasitas pendinginan (5.000 BTU vs 4.800 BTU). Investasi AC itu untuk bertahun-tahun, jadi pilih yang punya fitur maintenance lebih baik!*