DJI Mini 5 Pro Resmi Rilis, Drone Kompak Sensor Kamera Jumbo!
- YouTube
VIVA Techno – DJI resmi memperkenalkan Mini 5 Pro pada 17 September 2025 kemarin sebagai drone terbaru mereka. Drone kompak ini membawa sensor kamera besar dan berbagai upgrade canggih yang bikin konten kreator makin excited.
Dirancang khusus untuk konten kreator dan profesional yang butuh drone ringkas pakai kualitas gambar tinggi. Kombinasi teknologi advanced dalam body mungil jadi daya tarik utama drone terbaru DJI ini.
Industri drone semakin kompetitif dengan kehadiran teknologi imaging yang lebih canggih. Mini 5 Pro hadir sebagai jawaban buat yang pengen kualitas flagship dalam ukuran travel-friendly.
Yuk simak spesifikasi lengkap DJI Mini 5 Pro yang wajib kamu ketahui sebelum beli!
Desain Ultra Compact Yang Praktis
Mini 5 Pro masih mengusung desain ultra compact yang jadi ciri khasnya. Saat terlipat, ukurannya hanya sebesar telapak tangan pakai bobot sekitar 249,9 gram.
Berat ini menempatkannya di kategori regulasi paling ringan di banyak negara. DJI mengintegrasikan pelindung gimbal pakai pelindung baling-baling jadi lebih praktis saat dipasang maupun dilepas.
Sensor Kamera 1 Inci 50 Megapixel
Mini 5 Pro membawa peningkatan besar di sisi kamera pakai sensor 1 inci 50 megapixel. Lensa setara 24mm mampu menghasilkan detail tajam, noise rendah, dan performa low light yang jauh lebih baik.
Dynamic range hingga 14 stop hadir lewat mode auto HDR ditambah dukungan perekaman 10 bit H.265. Mode tele 48mm dua kali untuk framing lebih natural pada subjek manusia.
Sistem Transmisi O4 Plus Canggih
DJI memberikan dua pilihan pengendali untuk Mini 5 Pro yaitu RC-N3 dan RC2. Sistem transmisi O4 Plus bisa menayangkan feed 1080p 60fps pakai jarak hingga 20km dalam standar FCC.
Teknologi antenna ditingkatkan pakai dua pemancar, empat penerima, dan algoritma baru yang lebih tahan gangguan. Kualitas video stabil, bersih, dan responsif bahkan di tempat pakai banyak sinyal yang bersaing.
Sistem Keamanan LiDAR Nightscape
Mini 5 Pro membawa terobosan lewat sistem LiDAR yang dipadukan pakai lensa fisheye. Kombinasi ini menghadirkan Nightscape omnidirectional obstacle sensing di kondisi minim cahaya bahkan di level 1 lux.