AC Inverter vs AC Standar: Mana yang Lebih Hemat? Ini Buktinya!
- YouTube
VIVATechno – Banyak orang ragu saat ingin mengganti AC standar ke inverter karena harganya lebih mahal. Tapi benarkah AC inverter bisa memberi penghematan yang signifikan dalam jangka panjang?
YouTuber teknologi Wicak Miftah membuktikannya secara langsung lewat penggantian AC lama di kamarnya dengan AC inverter dari Midea. Selama dua minggu, ia menguji performa dan konsumsi listriknya secara detail.
Hasilnya cukup mencengangkan! AC inverter bekerja dengan cara memperlambat kecepatan kompresor saat suhu ruangan sudah mencapai titik yang ditentukan.
Berbeda dengan AC standar yang hanya bisa hidup dan mati, tanpa menyesuaikan performanya. Inilah alasan utama mengapa konsumsi daya AC inverter lebih rendah.
Wicak mengganti AC lama 0,5 PK non-inverter dengan Midea Extreme Save Inverter 1 PK. Ia juga memasang Smart MCB (Miniature Circuit Breaker) agar bisa memantau pemakaian listrik secara real-time.
“Awalnya sempat ragu, tapi kami akhirnya pasang juga di kamar. Hasilnya mengejutkan,” ungkap Wicak dalam videonya.
Selain konsumsi daya yang lebih efisien, AC inverter dari Midea ini juga:
- Lebih senyap, cocok untuk pengguna yang sensitif terhadap suara.
- Punya fitur self-cleaning dan super ionizer, untuk menjaga kebersihan udara dan mencegah debu serta bakteri.
- Coating anti korosi di outdoor unit dan tembaga murni di indoor unit untuk ketahanan jangka panjang, bahkan di daerah lembap dekat laut.
Dalam mode Cool Normal dengan suhu 20°C, konsumsi daya tercatat sekitar 700 watt. Namun, saat diaktifkan mode Eco (iECO) langsung turun ke sekitar 400 watt, bahkan menyentuh 233 watt di mode gear 50 persen.
Lebih hemat lagi saat digunakan malam hari, bisa turun hingga 30 watt. “AC 1 PK ini justru lebih irit dibandingkan AC lama 0,5 PK kami sebelumnya,” tegas Wicak.
Berikut perbandingan konsumsi listrik:
- AC non-inverter 1 PK: Rp140.160/bulan → Rp1.681.920/tahun
- AC inverter 1 PK (mode eco): Rp21.080/tahun
- Selisih penghematan: ± Rp1.660.000/tahun!
Padahal selisih harga di e-commerce hanya sekitar Rp700 ribu (AC standar Rp3,2 juta vs Inverter Rp3,9 juta).
Seperti kata Wicak, “Kalau dihitung-hitung, jatuhnya malah lebih murah. Jadi, tentukan AC-mu sekarang!”