Era Baru HP Mid-Range, Fitur AI Generatif Kini Tak Lagi Mahal
VIVA Techno – Persaingan industri smartphone tidak lagi hanya berfokus pada kamera beresolusi tinggi atau kecepatan prosesor. Dalam dua tahun terakhir, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi fitur yang paling agresif dikembangkan oleh berbagai produsen. Jika sebelumnya teknologi AI generatif identik dengan smartphone flagship berharga belasan juta rupiah, kini tren tersebut mulai bergeser ke segmen kelas menengah.
Perubahan ini ikut mengubah cara masyarakat memandang smartphone terjangkau. Bukan hanya sebagai perangkat komunikasi, HP kelas menengah kini mulai bertransformasi menjadi alat produktivitas sekaligus pendukung kreativitas digital.
Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya konten kreator pemula, pelajar, hingga mahasiswa yang mampu menghasilkan foto maupun video berkualitas tinggi menggunakan smartphone di kisaran harga Rp3 jutaan. Hasil konten yang diunggah ke media sosial sering kali sulit dibedakan dengan perangkat premium.
Salah satu faktor terbesar di balik perubahan ini adalah hadirnya Neural Processing Unit (NPU) pada chipset kelas menengah. Komponen khusus tersebut dirancang untuk menangani pemrosesan AI secara langsung di dalam perangkat sehingga berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan dapat berjalan lebih cepat dan efisien tanpa selalu bergantung pada layanan cloud.
Berdasarkan informasi dari berbagai produsen chipset dan merek smartphone, kehadiran NPU memungkinkan perangkat kelas menengah menjalankan berbagai fitur AI generatif yang sebelumnya hanya tersedia pada seri premium.
Salah satu fitur yang paling banyak menarik perhatian adalah AI Eraser. Teknologi ini memungkinkan pengguna menghapus objek yang mengganggu pada foto hanya dengan beberapa sentuhan. Orang yang tidak sengaja masuk ke dalam frame, kabel listrik, hingga benda-benda yang mengganggu komposisi gambar dapat dihilangkan secara otomatis.
Bagi pengguna media sosial, kemampuan tersebut menjadi nilai tambah yang sangat besar. Proses penyuntingan yang sebelumnya membutuhkan aplikasi khusus dan kemampuan editing kini dapat dilakukan langsung dari galeri smartphone. Hal ini membuat siapa pun lebih mudah menghasilkan foto yang tampak profesional.
Selain AI Eraser, fitur AI Portrait juga mulai menjadi andalan di kelas menengah. Teknologi ini memanfaatkan AI untuk mengenali objek utama, memisahkan latar belakang secara lebih presisi, sekaligus memperbaiki pencahayaan maupun efek bokeh agar hasil foto terlihat lebih alami.