Driver Ojol di Garut Ngaku Jadi Korban Begal, Ternyata Bo'ong

Foto tangkapan Ganes saat memberikan klarifikasi drama korban begal
Sumber :
  • 1

Techno –Beberapa hari belakangan ini sempat viral di media sosial (Instagram) seorang pemuda yang juga dikenal driver Ojek Online mengaku jadi korban begal, Polisi yang mengetahui informasi melalui media sosial langsung bergerak melakukan penyelidikan. Tim Sancang Polres Garut dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Garut langsung melakukan penyisiran dilokasi yang disebut-sebut Tempat Kejadian Perkara (TKP) begal, dan hasilnya nihil.

Inilah Identitas 23 Korban Kapal Virgo Asal Garut

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra menjelaskan bahwa sebelumnya ramai di media sosial seorang pemuda bernama Ganes Melasrana (24) warga Desa Sukaraja, Kecamatan Tarogong Kaler Garut, mengaku jadi korban begal di daerah Cilopang (Jalur alternatif menuju kawasan objek wisata Cipanas Garut) Kecamatan Tarogong Kaler Garut. Namun berdasarkan hasil penyelidikan di TKP pihaknya tak menemukan jejak rekaman CCTV, seperti yang diakui oleh diduga korban.

" Yah dari penyelidikan CCTV disekitar TKP, kami tak menemukan adanya aksi pembegalan, " ujarnya, Sabtu 19 September 2026.

23 Warga Jadi Korban, Desa Situsaeur Buka Posko Informasi

Drama Ganes mengaku kepada majikanya telah dicegat oleh sekelompok pelaku kriminal dan harta bendanya digondol pelaku. Selain mengadu kepada majikan, Ganes juga secara resmi melapor ke Polsek Tarogong Kaler.

" Nah selain memang ramai banyak yang telepon ke saya soal kejadian pembegalan, dasar laporan polisi itulah sehingga kami melakukan penyelidikan, " ungkap Herman.

23 Warga Garut Dikabarkan Hilang Bersama Kapal Virgo Transport 8

Kasus pembegalan tersebut semakin janggal ketika petugas memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar TKP, sejumlah saksi di lokasi tersebut mengaku tidak pernah ada peristiwa pembegalan. Akhirnya Ganes jujur, bahwa laporan yang dibuat di kepolisian adalah hasil karangan belaka.

Usai terbongkarnya drama prank pembegalan tersebut Ganes kemudian membuat klarifikasi, dia nekat berbuat itu karena uang perusahaam sebesar Rp 2,1 juta terpakai untuk kepentingan pribadi dan tidak bisa mengembalikan.

" Nama saya Ganes Melasrana, ingin mengklarifikasi dan memohon maaf kepada seluruh masyarakat Garut, atas kegaduhan video viral saya dibegal. Kejadian sebenarnya saya tidak pernah dibegal, saya melakukan kebobongan tersebut bahwa untuk menutupi uang perusahaan yang terpakai, dan saya tidak sanggup untuk menggantinya. Luka di lengan kiri saya bukan karena dibegal tapi sebuah rekayasa yang saya buat, " jelas Ganes, dalam video klarifikasi yang dibuat di ruangan Tim Sancang Polres Garut.