Oppo A6c Versi Global Siap Rilis, Baterai Besar Jadi Andalan
- gsm
VIVATechno – Kabar terbaru datang dari OPPO yang tengah menyiapkan peluncuran global untuk Oppo A6c.
Perangkat ini sebelumnya sudah lebih dulu dirilis di China pada awal 2026.
Namun, versi internasionalnya disebut akan membawa sejumlah perubahan signifikan.
Perubahan tersebut mencakup desain hingga spesifikasi yang lebih disesuaikan untuk pasar global.
Jika versi China hanya merupakan rebranding dari model lain, versi global hadir dengan identitas baru.
Salah satu pembaruan paling terlihat ada pada desain bagian belakang.
Oppo menghadirkan tampilan yang lebih segar dan modern dibandingkan versi sebelumnya.
Masuk ke sektor layar, Oppo A6c versi global dibekali panel IPS LCD berukuran 6,75 inci.
Layar ini sudah mendukung refresh rate 120Hz untuk pengalaman visual yang lebih halus.
Di bagian atas layar terdapat notch yang menampung kamera depan 5MP.
Kamera ini ditujukan untuk kebutuhan selfie dan panggilan video.
Untuk performa, perangkat ini mengandalkan chipset Unisoc T7250 atau T615.
Chipset ini dirancang untuk penggunaan ringan seperti browsing, media sosial, dan streaming.
Meski bukan untuk kebutuhan berat, performanya dinilai cukup stabil di kelas entry level.
Salah satu daya tarik utama Oppo A6c terletak pada kapasitas baterainya.
Perangkat ini dibekali baterai besar 7000mAh yang mampu bertahan lebih lama.
Dengan kapasitas tersebut, pengguna dapat menjalankan aktivitas harian tanpa sering mengisi daya.
Namun, untuk pengisian daya masih tergolong standar dengan dukungan 15W.
Di sektor kamera belakang, Oppo menyematkan sensor utama 13MP.
Kamera ini didampingi lensa tambahan yang detailnya masih belum diungkap.
Konfigurasi ini cukup untuk kebutuhan fotografi dasar pengguna.
Dari sisi software, Oppo A6c akan langsung menjalankan sistem operasi Android 16.
Perangkat ini juga akan hadir dalam beberapa pilihan warna menarik.
Di antaranya putih, cokelat, dan ungu yang memberikan variasi bagi pengguna.
Dengan perubahan yang cukup signifikan, Oppo A6c versi global berpotensi menarik perhatian.
Perangkat ini bisa menjadi opsi baru di segmen entry level dengan fokus pada daya tahan baterai.