Galaxy S25+ Layak Dibeli? Review Flagship Samsung Januari 2026

Samsung Galaxy S25+
Sumber :

 

Samsung Bikin AirDrop ke iPhone, Galaxy S22 Sampai S25 Kebagian

 

VIVATechno - Samsung Galaxy S25 tetap menjadi salah satu smartphone flagship paling seimbang di awal 2026, menyasar pengguna yang menginginkan kombinasi layar besar, performa tinggi, fitur pintar, dan dukungan jangka panjang tanpa harus memilih varian Ultra. 

Snapdragon 8 Elite dan Bodi Titanium di Galaxy S25 Buktikan Flagship Ringkas Bisa Sekejam Ini

Perangkat flagship ini hadir dengan paket spesifikasi yang kuat dan beberapa kekurangan yang juga penting diketahui konsumen Indonesia sebelum membeli.

Performa dan Layar Premier

Samsung Galaxy S25 Bertenaga Snapdragon 8 Elite Dominasi Pasar Flagship 2026

Samsung Galaxy S25 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang dikombinasikan dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan besar hingga 512 GB, menjadikannya kuat untuk berbagai tugas mulai dari produktivitas harian hingga game berat. 

Layarnya berupa Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci QHD+ dengan tingkat kecerahan puncak sangat tinggi, menjamin visual tajam di bawah sinar matahari.

Fitur Kamera dan AI

Konfigurasi kamera belakang utama 50 MP didukung oleh kamera ultra-wide 12 MP dan telefoto 10 MP. 

Kualitas foto umumnya tajam dan kaya warna, meskipun beberapa pengulas mencatat perubahan sensor kamera tidak signifikan dari generasi sebelumnya, sehingga peningkatan visual di kondisi rendah cahaya terasa moderat. 

Fitur AI seperti Audio Eraser dan Now Brief memberikan nilai tambah pada pengalaman multimedia dan produktivitas.

Baterai dan Pengisian

Baterai 4.900 mAh pada S25+ dikatakan awet seharian dengan penggunaan normal, meskipun bukan yang terbesar di kelasnya. 

Fast charging 45 W tersedia, namun charger dijual terpisah, yang berarti pembeli perlu mengeluarkan biaya lebih untuk adaptor berkecepatan tinggi. 

Kekurangan yang Perlu Anda Ketahui

Meski menawarkan paket yang kuat, Samsung Galaxy S25+ memiliki beberapa kelemahan nyata. Desain yang terasa familiar dengan generasi sebelumnya, tanpa perubahan radikal pada estetika perangkat.

Peningkatan kamera terbatas, karena sensor yang dipakai secara hardware masih mirip dengan generasi sebelumnya, sehingga konsumen yang mencari lompatan fotografi besar mungkin merasa kurang.

Pengisian daya cepat tidak termasuk charger di dalam kotak, yang dapat menambah biaya lain saat pembelian.

Tidak adanya slot microSD, yang berarti ekspansi penyimpanan fisik tidak tersedia bagi pengguna yang ingin menambah ruang simpan dengan kartu eksternal.

Halaman Selanjutnya
img_title