Redmi A5 Sejutaan Hadir dengan Layar 120Hz, Beneran Sekelas Flagship?
- id.pinterest.id
VIVA Techno – Xiaomi kembali bikin kejutan dengan Redmi A5 yang dijual cuma sekitar 1,1 juta rupiah. HP murah ini diklaim punya banyak fitur menarik yang biasanya ada di HP mahal.
Tapi benarkah semua klaim itu nyata? Atau cuma marketing gimmick buat menarik pembeli yang lagi cari HP budget?
Desain Premium di Harga Receh
Hal pertama yang langsung mencuri perhatian dari Redmi A5 adalah desainnya yang premium banget. Warna sandy gold dengan finishing yang lembut bikin HP ini keliatan mahal.
Modul kamera oval mirip HP flagship dengan ring mengkilat yang elegan. Bobotnya 194 gram terasa pas di tangan tanpa kesan murahan.
Layar 120Hz yang Bikin Bingung
Yang paling mengejutkan, Redmi A5 ternyata punya layar 120Hz. Xiaomi sama sekali nggak mention ini di kotak kemasan atau spesifikasi resmi.
Padahal fitur ini jarang banget ditemukan di HP sejutaan. Scrolling terasa mulus banget, bahkan lebih smooth dari iPhone yang masih 60Hz.
Kualitas Layar Masih Sesuai Harga
Meski refresh rate tinggi, kualitas layar tetap mencerminkan harganya. Brightness cuma pas-pasan dan harus full brightness buat outdoor.
Resolusi 720p di layar 6,88 inci masih oke untuk penggunaan sehari-hari. Warna agak kusam dengan color gamut cuma 70% NTSC.
Performa Cukup Buat Harian
Prosesor UniSoC T7250 dengan fabrikasi 12nm memberikan skor AnTuTu 268 ribu. Angka yang rendah tapi masih wajar buat HP sejutaan.
RAM 4GB dengan Android 15 Go Edition bikin sistem berjalan lancar. Multitasking ringan masih bisa diandalkan tanpa lag berarti.
Gaming Masih Bisa Tapi Jangan Berharap Banyak
Mobile Legends bisa dimainkan dengan setting super dan standar. Frame rate stabil meski ada drop sesekali saat team fight.
Genshin Impact jadi tantangan berat dengan frame rate sekitar 20 fps. Masih playable tapi jelas nggak nyaman buat gaming serius.
Kamera Standar HP Sejutaan
Kamera utama 32MP memberikan hasil foto yang decent untuk harga segini. Detail cukup tajam dengan dynamic range yang wajar.
Video recording masih mengecewakan dengan stabilisasi yang goyang dan warna yang kusam. Cocok cuma buat dokumentasi sederhana.