ESQ Kerahkan 2,5 Juta Alumni untuk Dukung Program Halal Nasional

Strategi Besar BPJPH Menuju Indonesia Emas 2045
Sumber :
  • Istimewa

VIVA - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, mengapresiasi komitmen ESQ Corp dalam mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM), budaya organisasi dan manajemen talenta guna mempercepat pengembangan ekosistem halal nasional.

TikTok Konfirmasi PHK Tokopedia, Apa Dampaknya bagi Industri E-commerce?

Apresiasi tersebut disampaikan dalam agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPJPH dan ESQ Corp tentang pembangunan budaya organisasi, pengembangan SDM, serta manajemen talenta yang berlangsung di Kantor BPJPH, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Haikal menyatakan sektor halal kini menjadi salah satu pilar penting perekonomian nasional. Menurutnya, kontribusi industri halal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Berikut Saham Otomotif China Pilihan UOB Kay Hian, BYD hingga CATL Masuk

“Halal itu untuk semua. Halal bukan hanya bisnis besar, tetapi bisnis raksasa. Dalam sembilan bulan terakhir, dari Januari hingga September, industri halal telah menyumbang sekitar 27 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional dengan nilai ekonomi mencapai Rp4.900 triliun,” kata Haikal dalam keterangannya, Kamis 18 Juni 2026.

Industri Halal Penggerak Ekonomi Nasional

Era Baru Industri Hotel, Radisson Sebut AI Bukan Faktor Utama Kesuksesan

Haikal menilai pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa sektor halal memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, penguatan kualitas SDM dan budaya kerja menjadi aspek penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor tersebut.

Ia menegaskan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk ESQ Corp, dibutuhkan untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengembangan ekosistem halal nasional.

Sementara itu, Pendiri ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung berbagai program strategis BPJPH, termasuk implementasi sertifikasi halal yang dilakukan secara bertahap.

Menurut Ary, keberhasilan program halal nasional membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut jaringan alumni ESQ yang mencapai sekitar 2,5 juta orang siap berkontribusi dalam mendukung berbagai program yang dijalankan BPJPH.

“BPJPH memiliki visi yang sangat mulia. Kehadiran kami di sini adalah untuk mendukung. Jaringan alumni ESQ yang berjumlah sekitar 2,5 juta orang akan memberikan dukungan penuh agar program ini berhasil,” ujar Ary.

Integritas dan Manajemen Talenta

Ary menilai penguatan budaya organisasi, integritas, dan manajemen talenta merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program halal nasional. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam menjalankan berbagai program strategis pemerintah di sektor halal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas program pemberian satu juta sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi umat sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar domestik maupun global.

Selain itu, Ary menilai kontribusi halal value chain yang mencapai sekitar 27 persen terhadap PDB nasional menjadi pencapaian yang perlu dipertahankan melalui kepemimpinan yang kuat dan tata kelola organisasi yang baik.

Ia berharap BPJPH terus memperkuat perannya dalam pengembangan industri halal nasional sebagai bagian dari upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.